KONI Maluku Uji Kapasitas Fisik Atlet – Ambon Ekspres
Olahraga

KONI Maluku Uji Kapasitas Fisik Atlet

Fenanlampir : Arena PON Dilengkapi Tes Doping

AMBON, AE.—Langkah KONI (Komiten Olahraga Nasional Indonesia) Maluku untuk mempersiapkan atlet yang akan diterjunkan dalam menghadapi agenda PON di Jawa Barat (Jabar) 2016 mendatang terus dimatangkan.

Setelah sebelumnya melakukan workshop bagi pelatih cabang olahraga potensial, payung olahraga tinggi di Maluku itu akan kembali melakukan tes kapasitas fisik dan kesehatan bagi 37 atlet yang masuk dalam TC Indoor.

Wakil Ketua II KONI Maluku, Albert Fenanlampir mengatakan, tes ini merupakan bagian harus diikuti oleh semua atlet yang masuk dalam TC Indoor.Tes ini diikuti 37 atlet dan dikhususkan bagi atlet yang masuk dalam cabor unggulan.’’ Tes ini akan berlangsung besok di Wisma Atlet Karang Panjang,’’ jelas Fenanlampir kepada Ambon Ekspres di Ambon akhir pekan kemarin.

Menurut mantan Sekum KONI Maluku ini, tes tersebut dilakukan  untuk mengetahui apakah atlet yang bersangkutan masih mempunyai fisik dan stamnina yang kuat sehinngga nantinya para pelatih akan lebih mudah dalam memberikan forsi latihan.’’ Ini penting untuk melakukan pemetaan atlet serta memudahkan dari para pelatih untuk menentukan menu latihan, sehingga atlet akan lebih mudah menyerap materi pelatihan,’’ jelasnya.

Kegiatan ini, kata dia, akan meliputi dua jenis tes, yakni tes Biomotorik dan tes Kesehatan.Tes Biomotorik  adalah tes untuk mengetahui kekuatan, kecepatan, kelenturan, kesimbangan dan kecepatan reaksi dari seorang atlet.Sementara tes kesehatan adalah untuk memeriksa kadar lemak, tinggi, berat dan tensi darah seorang atlet dan ini akan kami lakukan selama 2-4 hari,’’ katanya.

Fenanlampir mengatakan, sudah saatnya kami harus menggunakan Iptek dalam meningkatkan prestasi para atlet, sehingga atlet yang dihasilkan murni melalui sebuah proses yang ilmiah, tidak dengan cara-cara yang instant atau membeli atlet yang sudah jadi.’’ Jika pembina olahraga menerapkan tes semacam ini saya yakin prestasi olahraga Maluku akan maju, kita harus berani memulai,’’ bilangnya lantang.

Dikatakan, pihaknya (KONI) tidak mau kalah start dengan daerah lain.Kami bahkan sudah memperhitungkan cabor-cabor mana saja yang dianggap bisa menghadirkan medali.Terhitung, ada sembilan  cabor yang jadi andalan, diantaranya atletik, tinju, kempo, karate hingga dayung.’’ Saya ingin atlet yang mengikuti tes nanti mempunyai semangat dan bangga dalam membela Maluku,’’ pungkasnya.

ARENA PON  AKAN DILENGKAPI TES DOPING
Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XIX/2016 Jawa Barat menyatakan setiap arena cabang olahraga PON akan dilengkapi tes doping atlet sebelum bertanding.’’ Setiap arena 43 cabang olahraga akan dilengkapi ruang untuk pemeriksaan tes doping. Ini berdasarkan komunikasi saya dengan pengurus Pengurus Besar (PB) PON XIX/2016,’’ kata Albert Fenanlampir.

Menurut dia, saat ini pihak PB sudah menyiapkan sumber daya manusia seperti tenaga medis dari Dinkes Pemprov Jabar serta kabupaten/kota dan peralatan laboratorium untuk tes doping di setiap arena PON.’’ Tes doping ini wajib karena sudah menjadi ketentuan internasional dan ini harus diketahui oleh atlet maupun pelatih,’’ terang dia.
Dia menambahkan, jika ditemukan atlet yang menggunakan doping sebelum bertanding maka akan dikeluarkan.’’ Kami harus mengantisipasinya lebih awal,’’ kuncinya. (ZAL)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!