Bupati Kecewa Dengan Kinerja PDAM – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Bupati Kecewa Dengan Kinerja PDAM

Bupati Buru, Ramly Umasugi geram dan kecewa dengan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PADM) Provinsi Maluku yang ada di Buru. Hal ini menyusul sisa material pekerjaan pemasangan pipa air dibiarkan bertebaran di badan jalan.

Kondisi ini pun sempat disaksikan Bupati Buru Ramly Umasugi. Melihat kondisi itu, Bupati naik pitam, dan meminta anak buahnya untuk mengingatkan pihak PADM segera membenahi material tanah, batu, dan pasir yang ada di pinggir dan badan jalan.

Sebelum ada laporan dari warga, Bupati mengaku sudah lebih awal melihat sendiri material yang menghiasi sejumlah ruas jalan di Namlea.
Bahkan Bupati mengaku, akan menyampaikan persoalan ini ke DPRD Provinsi Maluku untuk bisa menperingatkan para kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Juga Bupati mengaku, proyek pembangunan jaringan air bersih oleh PDAM itu tanpa ada pengetahuan dari instansi terkait di Buru. “Pekerjaan tersebut dilakukan tanpa ada pemberitahuan kepada Bupati,” akuinya, kemarin.
Sementara pantauan di lapangan, material sisa pekerjaan penggalian dan pemasangan pipa jaringan air oleh PDAM berupa tanah dan pasir dibiarkan berhamburan dan menumpuk di badan jalan. Kondisi ini mengancam para pengguna jalan raya.

Kondisi ini dijumpai hampir di setiap ruas jalan di dalam Kota Namlea, maupun Kecamatan Namlea. Bahkan, ada galian tanah yang belum ditimbun dibiarkan menganga. “Kalau malam hari dan orang tidak tahu ada galian, mereka bisa saja terperosok di dalamnya,” ujar salah satu warga Namlea.

Sebelumnya, sejumlah warga resah dengan adanya bahan galian dan bekas galian pipa air yang memotong badan jalan. Karena bekas galian  untuk pipa air itu hanya ditimbun begitu saja dan belum di aspal kembali. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara sepeda motor nyaris kecelakaan karena tidak menyadari di depannya ada bekas galian pipa air.

Selain merugikan pengendara atau pengguna jalan raya, juga terlihat badan jalan menjadi sempit karena tumpukan bahan galian pipa air.

Beberapa warga Namlea yang ditemui mengaku sangat kesal dengan kondisi jalan di Kota Namlea yang sebelumnya mulus, kini hampir setiap ruas seperti dibangun pembatas jalan. “Kami minta Pemerintah Provinsi Maluku agar bisa menegur atau memperingatkan para pekerja supaya melakukan pekerjaan dengan baik tanpa ada meninggalkan luka seperti yang tampak saat ini,” ujar warga tersebut. (CR8)

Most Popular

To Top