Pemindahan Pelabuhan Peti Kemas Perlu Dipertimbangkan – Ambon Ekspres
Amboina

Pemindahan Pelabuhan Peti Kemas Perlu Dipertimbangkan

AMBON, AE.—Pemindahan lahan peti kemas dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon ke eks pabrik kayu lapis Batu Gong Passo-Ambon dinilai perlu dipertimbangkan kembali. Pasalnya, pemindahan itu akan menimbulkan berbagai persoala menyangkut kepentingan orang banyak.

“Pemindahan peti kemas ini perlu dipikirkan baik-baik. Ini menyangkut kepentingan dan kehidupan banyak orang yakni para buruh ekspedisi dan buruh pikul. Untuk itu, perlu ada solusi sehingga jika kemudian telah dipindahkan tidak menimbulkan persoalan. Minimal perlu sosialisasi sebelumnya, karena ini melibatkan kehidupan banyak orang di situ,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Ambon, Rofik Akbar Afifudin kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Ketua DPD PPP ini menilai, perlu dipertimbangkan kembali proses pemindahan peti kemas ke Batu Gong Passo karena sudah sering terjadi kemacetan akibat kepadatan penduduk di sana. ‘’Jika dipindahkan lokasi peti kemas ke sana, ditambah dengan Pasar Transit Passo yang akan segera difungsikan maka bisa menimbulkan kemacetan dan berpengaruh pada lalu lintas setiap harinya,’’ tutur dia.

Menurutnya, komunikasi juga perlu dilakukan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. ‘’Ini juga menyangkut tranportasi para buruh yang rata-rata kehidupan mereka tergolong menengah ke bawah dan harus bekerja keras demi kehidupan keluarga. Jika dipindahkan, perlu diperhitungkan ongkos trasnportasi pulang pergi yang cukup jauh,’’ tutur dia.

Rofik menandaskan, memang setiap keputusan tentu tidak bisa serta merta menyenangkan banyak pihak. Namun demikian, perlu diperhitungkan kembali dampak dari keputusan yang akan diambil sehingga ketika ada permasalahan yang timbul dari keputusan tersebut, pemerintah telah menyiapkan solusi. “Harus disiapkan segala solusi. Jangan sampai ketika sudah berjalan, lalu timbul masalah baru. Pemerintah sudah harus mengevaluasi langkah-lagkah apa saja agar tidak terjadi atau menimbulkan basalah baru diluar,’’ terangnya.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Ambon, Husen Toisuta menambahkan, pemindahan lahan peti kemas sudah saatnya dilakukan. Perlu dilakukan evaluasi untuk memindahkan lokasi itu. “Jadi perlu dipikirkan kembali yaitu soal pertimbangan ongkos transportasi para buruh. Kan ini rata-rata seluruh buruh tinggal dekat dengan lokasi

Pelabuhan Yos Sudarso maka pemerintah harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada mereka dan mempertimbangkan biaya transportasi mereka. Prinsipnya DPRD akan mendukung apa yang menghasilkan bagi masyarakat,” terangnya.

Perlu diketahui, sebelumnya pelabuhan peti kemas di Yosudarso direncanakan akan dipindahkan ke eks pabrik kayu lapis Batu Gong Passo, sesuai keinginan Gubernur Maluku Said Assagaf, yang mendapat persetujuan dari Menteri Perhubungan RI Ignatius Jonan. Dengan beberapa pertimbangan seperti kapasitas pelabuhan Yos Sudarso yang dianggap sudah berat dan layak dipindahkan ke lokasi Batu Gong yang dilengkapi dengan luas areal pelabuhan mencapai 50 hektar. (ISL)

Most Popular

To Top