Pemkot Diminta Fokus Benahi Ambon – Ambon Ekspres
Amboina

Pemkot Diminta Fokus Benahi Ambon

AMBON, AE.—Pemkot Ambon diminta fokus pada program untuk benahi Ambon dan menjalankan visi misi “Bersih di Siang Hari dan Terang di Malam Hari”. Namun kondisi terkini seakan terbalik dengan program tersebut. Banyak yang menilai, jika pemerintah hanya fokus terhadap sosialisasi Mangente Ambon tetapi tidak fokus terhadap kebersihan, penertiban pasar serta penerangan yang beberapa bulan ini sudah jarang difungsikan.

Anggota Komisi III DPRD Ambon, Riduan Hasan mengatakan, pemerintah seharusnya bisa lebih fokus terhadap masalah sampah, penataan pasar dan penerangan yang meresahkan warga ketimbang sibuk mensosialsiasikan program Mangente Ambon. Menurutnya, percuma jika dilakukan sosialisasi dengan mengeluarkan anggaran yang besar sementara dalam kota pemerintah tidak sanggup menjawab keinginan masyarakat terhadap berbagai persoalan itu.

“Sekalipun agenda Mangente Ambon ini penting bagi daerah, tetapi SKPD perlu memperhatikan permasalahan di Kota Ambon sendiri yang sangat merasahkan warga. Jangan sampai visi misi walikota tidak sesuai dengan yang terjadi,” sindir Riduan kepada Ambon Ekspres, Senin (6/4).

Dikatakan, dengan keterbatasan mobil pengangkut sampah dan juga fasilitas dari pemerintah seperti sosialisasi terhadap larangan untuk tidak membuang sampah sembarangan juga sudah tidak terlihat. Karena saat ini, banyak sampah mengapung di sungai. “Sampah semakin banyak berserakan. Ini perlu diperhatikan. Apalagi di Mardika sangat kotor sekali. Hingga kini belum ada sikap dari pemerintah,’’ tegas dia.

Politisi PBB ini menilai, penerangan jalan juga kurang difungsikan. “Semua persoalan ini bagian dari SKPD untuk bisa memasang aturan-aturan seperti pengumuman dilarang membuang sampah dan sebagainya. Kemudian soal penerangan lampu diberbagai sudut jalan sering tidak dinyalakan lagi. Ini harusnya jadi perhatian pemerintah. Dan ini yang menunjukan kota menjadi kotor disiang hari dan gelap di malam hari,” ingatnya.

Dirinya berharap Pemkot Ambon bisa menyiapkan infrastruktur demi menjaga visi misi walikota Ambon sehingga tidak terfokus pada satu program yang nantinya bisa merugikan masyarakat. “Pemkot pelu siapkan infrastruktur terkait visi misi walikota. Jangan sampai terfokus pada satu kegiatan dan ketika tamu atau masyarakat Kota Ambon yang sudah lama merantau dan ketika kembali ke Ambon akan kaget dengan suasana kota yang kurang bersih,’’ pesannya.

Terpisah, anggota Komisi III lainnya, Jacob Usmany menambahkan, masalah kebersihan sebenarnya menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Namun, jika dilihat kebersihan di Kota Ambon sudah sangat memprihatinkan. Dimana terlihat sampah berserakan di sepanjang Pantai Mardika Ambon maupun sungai di Batu Merah dan beberapa sungai lainnya.

Hingga kini masyarakat juga sering membuang sampah di sungai karena dianggap lebih mudah dibandingkan ke Tempat Sampah Umum (TPU) yang sudah disediakan. “Belakang ini banyak sampah yang tidak diangkut seperti di sungai Batu Merah, Pasar Mardika dan sebagainya. Ini sangat mengganggu pemandangan. Jika di lihat visi misi walikota sendiri dimana Kota Ambon bisa menjadi bersih disiang hari, maka dinas terkait harus fokus disitu,” ungkapnya.

Sementara untuk penerangan di malam hari, menurutnya, menjadi tanggung jawab Dinas Tata Kota untuk lebih memperhatikan kondisi jalan yang sering terjadi pemadaman terhadap lampu jalan. Karena selain membuat kota menjadi gelap, juga bisa menimbulkan kecelakaan bahkan bisa menimbulkan pembegalan maupun kejahatan lainnya yang tidak diinginkan. (ISL)

Most Popular

To Top