Polwan Bantu Masyarakat Tertib Lalulintas – Ambon Ekspres
Metro Manise

Polwan Bantu Masyarakat Tertib Lalulintas

Operasi Simpatik yang diluncurkan oleh jajaran Ditlantas Polda Maluku, selama sebulan kedepan, melibatkan sejumlah Polisi Wanita (Polwan) guna membantu masyarakat dalam menciptakan arus lalulintas yang tertib di Kota Ambon. Pada Senin (6/4) lalu, terlihat sejumlah anggota Polwan dari Ditlantas Polda Maluku maupun Polres Ambon sibuk melakukan patroli dalam rangka memperlancar arus lalulintas disejumlah titik yang sering terjadi kemacetan.

“Operasi ini merupakan program Dirlantas Polda Maluku untuk membantu masyarakat demi menjaga kenyamanan baik para pengguna kendaraan maupun pejalan kaki yang mengalami kesulitan dalam melakukan penyeberangan,” kata Ipda Megawati Maruanaya kepada wartawan di salah satu kawasan saat hendak melakukan kegiatan tersebut, kemarin.

Menurut Polwan dari Polres Ambon ini, kegiatan operasi simpatik kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, operasi ini lebih menggunakan pendekatan prefentif dan preventif dengan melibatkan seluruh personil Polwan yang bertugas di jajaran lalulintas. “Jadi kegiatan kali berbeda dengan sebelumnya karena kali ini lebih mengedepankan pendekatan dengan teguran ketimbang penindakan.

Misalkan ada yang tidak menaati aturan lalulintas, kita kasih teguran atau himbauan kepada si pengendara. Kegiatan patroli simpatik ini dilakukan pada seluruh daerah tetapi yang kami laksanakan ini di Kota Ambon,” paparnya.

Megawati menambahkan, sejak dilakukan kegiatan simpati terutama dilingkup Pulau Ambon, pihaknya memprioritaskan sejumlah kawasan yang dianggap sering terjadi kemacetan saat jam-jam sibuk. “Mulai pukul 07.00 WIT dimana saat itu sering terjadinya kemacetan lantaran masyarakat mulai sibuk beraktivitas. Kemudian pukul 16.00 WIT sampai pukul 18.00 WIT. Waktu-waktu itu yang merupakan waktu dimana kemacetan terjadi,” katanya.

Tak hanya patroli simpati ataupun meperlancar arus lalulintas, kata dia, polwan yang menggunakan seragam layaknya polisi pariwisata ini membantu masyarakat terutama pejalan kaki yang mengalami kesulitan untuk menyebrangi jalan akibat banyaknya kendaraan. “Ketika kita patroli lalu temukan ada masyarakat yang mengalami kesulitan untuk menyebrang maka segera kami bantu. Dan buka saja itu tetapi ada banyak hal lain juga yang akan kami lakukan kepada masyarakat dalam operasi ini. Hanya untuk membantu dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tandasnya.(AHA)

Most Popular

To Top