TIPS – Ambon Ekspres
GMGM

TIPS

Cover Menentukan Minat Baca

Cover buku, bukan sekedar gambar atau tulisan judul saja. Tapi lebih dari itu, cover buku yang menarik akan membuat orang untuk membacanya. Demikian ungkap salah satu alumni Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Maluku, Rio Irawan Marasabessy.

Menurut dia, cover atau tampilan depan buku sangat menentukan pilihan pembaca, apakah ingin membacanya atau tidak. “Saya memang tidak terlalu hobi membaca. Tapi biasanya, kalau ada buku yang cover depannya menarik. Saya biasa coba melihatnya atau bahkan membacanya,” kata Rio.
Bagi dia, cover buku bukan sekedar gambar depan buku saja. Melainkan rangkuman dari isi buku tersebut. Sehingga seharusnya, cover buku jangan dibuat sembarangan atau sekedarnya saja.

Bukan itu saja, katanya, cover yang dibuat harus mudah atau bisa dimengerti oleh pembaca. “Cover buku harus bisa menceritakan isi buku itu. Sehingga sebelum dibaca, kita telah memiliki gambaran awal tentang isi buku. Itu akan mempermudah kita untuk memahami isi buku,” terangnya.

Dengan demikian, Rio bisa menyimpulkan kalau rendahnya minat baca masyarakat bisa disebabkan oleh banyak cover buku yang tidak menarik. “Secara psikologi, cover buku yang menarik sangat mempengaruhi saya untuk membacanya. Kalau sebaliknya, maka saya tidak tertarik untuk membacanya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Shovia Umasugi. Shovi yang merupakan alumni Unpatti Ambon tersebut mengatakan, bukan hanya cover buku yang menjadi penarik. Menurutnya, desain buku secara keseluruhan sangat menentukan seseorang tertarik untuk membaca buku, baik bentuk coveratau bahannya, desain halaman buku dan sebagainya.

Katanya, buku yang memiliki desain yang berbeda atau unik dari buku lainnya, tentu akan menarik perhatian orang untuk menghampirinya dan membacanya. Halaman yang di desain pun, katanya, akan menjadi penarik. Jangan hanya polos saja, tapi harus diberi warna agar lebih menarik. Bila perlu bukudibuat lebih bergambar, asal jangan sampai esensi intelektual atau ilmiahnya berkurang.

Hal tersebut dilakukan, katanya, karena ada orang yang suka melihat gambar pada buku. Tidak terlalu gemar membaca, tapi dengan adanya gambar di dalam halaman, mungkin akan membantunya memahami isi halaman tersebut.

“Gambar pada halaman buku, akan membantu pembaca untuk mengerti apa yang terdapat pada halaman tersebut. Ini juga perlu dilakukan, bukan hanya untuk bacaan anak-anak, tapi buku sains juga seharusnya begitu,” paparnya.
Lanjutnya, buku jangan di cetak monoton saja, ada cover dan halamannya penuh tulisan.

“Ini akan membosankan pembaca. Contohnya, untuk media cetak, orang akan lebih tertarik pada Koran yang berwarna disbanding hitam-putih, tanpa mempertimnbangkan isi beritanya. Setelah itu, baru isi beritanya. Jadi orang lebih terkesan pada penampilan,” pungkasnya. (ADI)

Most Popular

To Top