Warga Keluhkan Harga Telur tak Merata – Ambon Ekspres
Amboina

Warga Keluhkan Harga Telur tak Merata

AMBON, AE.—Sejak sepekan, harga telur ayam di Kota Ambon sudah  bergerak turun. Tapi, penurunan tidak  merata di semua pedagang  yang ada di sejumlah  pasar tradisional. Di tingkat pedagang, harga telur ayam ras yang ditawarkan mencapai Rp1.250 per butir hingga Rp1.300 butir. Ada juga pedagang yang menjual dengan harga Rp1.400 per butir  atau turun dari sebelumnya Rp1.500.
“Harga telur di tingkat agen pemasok sudah mulai turun sehingga mempengaruhi harga di pasar,” kata Umar (45) pedagang telur ayam ras dilokasi Pasar Mardika,”Rabu (8/4). Selain harganya turun, persediaan telur ayam di pasar juga cukup banyak karena pasokan dari Pulau Jawa lancar.
Salah satu distributor telur di Pasar Batumerah, Bayu (35) mengatakan, harga telur ayam ras sudah turun baik di daerah sentral pemasok maupun di Ambon.

“Naik turunya harga seperti itu sudah  biasa. Sebab, para pedagang juga mencari keuntungan yang berlebihan. Padahal, kalau dijual dengan harga Rp1.200 per butir masih ada keuntungan,”ujarnya.
Meski diakui Bayu, pembeli mulai terbiasa dengan harga sebesar Rp 1.200, namun bagi pedagang sembako, dengan harga itu keuntungan yang didapatkan mengalami penurunan.

“Dulu waktu harganya naik pembeli mengeluh, tapi sekarang sudah tidak lagi. Tapi kalau harganya segini terus, keuntungan buat pedagang ya kecil. Kita juga tidak berani naikan lagi harganya,” tandasnya.

Sementara,  Amira (34), salah satu warga Pohon Pule, Kota Ambon mengaku kebingungan dengan harga telur , karena tidak merata. “Di Pasar Mardika saja harganya beda-beda. Begitu juga dengan Pasar Nusaniwe. Bahkan, ada pedagang yang menjual masih dengan harga lama yaitu Rp 1.500 per butir,”terang dia.

Mahasiswi jurusan ekonomi di salah satu universitas swasta ini meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon segera melakukan sidak. “Sidak sangat penting untuk menstabilkan harga  di pasar,”saran dia.  (HIR)

Most Popular

To Top