Jual Beli Lapak Marak di Mardika – Ambon Ekspres
Metro Manise

Jual Beli Lapak Marak di Mardika

AMBON, AE— Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Mardika  hingga Batu Merah merasa kurang nyaman dengan dagangan mereka. Ini akibat seluruh tempat kosong sudah diperjual belikan petugas Pemkot Ambon kepada PKL yang punya uang. Hal tersebut disampaikan  ketua RT Rijali desa Batu Merah, Ateng, kepada Ambon Ekspres usai mengikuti rapat koordinasi RT/RW se-kota Ambon, di Gedung Xaverius, Kamis (9/4).

Dikatakan, banyak PKL mengeluhkan bahwa mereka tidak memiliki tempat untuk berjualan. Sebab, banyak lokasi jualan sudah diperdagangkan oleh petugas yang tak dikenal. “Mereka mengakui yang dijual petugas pemkot sehingga perlu ada tanggung jawab RT  dan desa untuk memperhatikan seluruh PKL yang di Mardika dan Batu Merah,” kata dia.

Ateng mengajak Pemkot Ambon perlu menata pasar sehingga tidak ada oknum yang mengatasnamakan Pemkot Ambon untuk memperjualbelukan tempat kosong bagi PKL. Untuk itu, kami ingin sekali pasar seharusnya mendapatkan pengawalan. ‘’Bila perlu ada pos keamanan sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan orang banyak,” tutur dia.

Dikatakan, jual beli lapak di Mardika dan Batu Merah marak terjadi. Bukan baru sekarang terjadi, namun dari dulu kerap terjadi. Justru ini terjadi akibat kurang adanya pengawasan Pemkot Ambon mengenai pasar. “Mustahil masyarakat yang menjual. Sangat mungkin jika petugas yang jual,” terang dia.

Terpisah, La Ando, pedagang pakaian di Mardika kepada koran ini, Jumat (10/4) mengaku, lapak yang ditempatinya itu  dibeli dari temannya yang juga pedagang pakaian. “Saya tidak tahu di tempat lain, tapi di terminal Mardika banyak yang sudah didagangkan. PKL yang punya uang bisa membeli lapak,” kata dia.

Dia berharap, Pemkot Ambon kembali mendata seluruh PKL sehingga retribusi PKL bisa diatur dengan baik. ‘’Pemkot Ambon jangan membuka  ruang sehingga ada kesempatan bagi siapa saja yang ingin berkuasa di pasar,” pungkas dia.(AID)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!