Penonton Road Race Tewas Dihantam Pembalap – Ambon Ekspres
Metro Manise

Penonton Road Race Tewas Dihantam Pembalap

Satu Tewas, Dua Luka-luka

AMBON, AE— Kabar duka berasal dari lomba Road Race Competition Kapolres Ambon Cup 2015, kemarin. Di akhir penutupan lomba di kawasan Transit Passo itu, terjadi kecelakaan yang menewaskan seorang penonton. Selain itu, dua orang penonton lain mengalami-luka-luka. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 02.00 WIT. Mereka dihantam seorang pembalap yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Berdasarkan Informasi yang himpun Ambon Ekspres, korban tewas bernama Frans T (64) Warga Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Sementara korban luka-luka yakni Zainal Polanuru (58) dan anaknya Soraya.

Setelah kecelakaan itu, ketiga korban ini langsung dilarikan ke RS Hative (dulu Oto Kuyk). Namun karena luka-luka yang diderita sangat serius, nyawa Frans tidak bisa diselamatkan. Dia meninggal dunia di RS Hative sekira pukul 16.30 WIT. Korban mengalami luka dan pendarahan pada mata akibat benturan di kepala dan dada.

Sementara itu, korban Zainal mengalami luka pada bibir, dagu dan kaki kanan. Sedangkan anaknya Soraya (15) mengalami luka di bibir dan kaki sebelah kiri. Kedua korban ini sementara menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Sekitar pukul 14.30 WIT para korban dibawa kesini (rumah sakit, red). Dan sekitar pukul 16.30 WIT Frans meninggal dunia. Dia mengalami pendarahan pada mata dan benturan keras pada bagian kepala serta dada. Itu yang menyebabkan korban meninggal dunia. Jenazah korban sudah dibawa ke Suli. Sementara dua orang masih dirawat,” ungkap salah satu petugas medis RS Hative yang enggan namanya dikorankan kepada koran ini.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Ambon, Iptu Meity Jacobus yang dikonfirmasi membenarkan insiden itu.

Menurut dia, kecelakaan itu terjadi di dalam lintasan balap. Saat itu pembalap dari Team Bels Camp jenis KR2 Kawasaki bernama Marnes Hursepuny (29) lepas kendali. Warga Toisapu Leitimur Selatan ini menghantam para penonton saat tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. ‘’Saat ini masih dalam penyelidikan,” tutur dia. (ERM)

Most Popular

To Top