Tawainella dan Nahumarury Dipromosikan jadi Asisten Pelatih Timnas – Ambon Ekspres
Olahraga

Tawainella dan Nahumarury Dipromosikan jadi Asisten Pelatih Timnas

Imran : Lisensi C AFC Harus Ditangan

AMBON,AE—Imran Nahumarury memang belum gantung sepatu dari kiprahnya sebagai pesepakbola.Mantan gelandang Timnas Indonesia ini mulai merintis karier sebagai pelatih.Saat ini, Nahumarury sedang mengikuti kursus kepelatihan Lisensi C AFC yang diadakan oleh PSSI di Sawangan, Depok, Jakarta selama dua minggu.

Alhamdullah, proses untuk mendapatkan Lisensi kepelatihan C AFC sementara berjalan.Tinggal dua hari selesai,’’ kata Nahumarury saat menghubungi Ambon Ekspres langsung dari Sawayangan, kemarin.

Nahumarury mengaku, ingin mengikuti jejak beberapa rekan seangkatannya yang juga berminat melanjutkan karier sebagai pelatih, sebut saja Kurniawan Dwi Yulianto, Nur Alim, juga para mantan pesepakbola nasional lainnya yang kini sudah menjadi pelatih seperti Aji Santoso, Yeyen Tumena, Eko Purjianto, Hendro Kartiko, dan lain-lain.’’ Tujuan saya kesitu (jadi pelatih),’’ ungkapnya.

Dikatakan, tidak mudah untuk mendapatkan Lisensi C AFC sebab beberapa fase yang harus dilalui.Dan fase yang paling penting adalah harus mendapatkan rekomendasi dari Asprov setempat, kalau tidak maka mereka yang mengikuti kursus  tersebut dianggap ‘illegal’ alias penumpang gelap.’’ Saya berada disini (Sawangan) karena dukungan (rekomendasi) dari Asprov Maluku,’’ ungkapnya lagi.

Mantan pemain Persija dan Persib Bandung ini menyatakan, mengikuti kursus kepelatihan, karena ia ingin menjadi pelatih yang baik.Ilmu yang diperoleh harus terus di asah, agar bisa menjadi lebih baik lagi.’’ Untuk memenuhi persyaratan menjadi pelatih, harus ikut kursus juga. Ya aku ingin belajar dan punya mimpi bisa menjadi pelatih yang baik,’’ ujarnya.’’ Linsensi C AFC harus saya miliki,’’ sambung dia.

Nahumarury berharap, dengan mengikuti kursus ini, semakun banyak muncul pelatih-pelatih muda yang berkualitas. Serta, ilmu yamg didapatkan dari kursus ini, bisa bermanfaat untuk kemajuan sepakbola Indonesia terlebih di Maluku.’’ Harapannya supaya timbul lebih banyak lagi pelatih-pelatih muda Maluku. Agar sepakbola kita lebih maju lagi,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Demis Djamaoedin, Direktur High Performa Unit PSSI menjelaskan, dilingkungan Asprov PSSI Maluku, tercatat tiga orang yang sudah memiliki lisensi kepelatihan C AFC, yaitu Sani Tawainella, Chairil Anwar Ohorella dan Imran Nahumarury.’’ Ketiga mantan pemain ini sudah bisa menjadi asisten pelatih di semua level kompetisi di Indonesia, baik QNB League (ISL) maupun timnas,’’ ungkapnya.

Demis pun berjanji mempromosikan mereka untuk menduduki posisi itu (asisten pelatih).’’ Bila tidak ada halangan, kami (PSSI) akan memanggil mereka untuk jadi asisten pelatih timnas U-14, 17, maupun 19.Tergantung kebutuhan,’’ ungkapnya.

Ditegaskan, digelarnya kursus kepelatihan C AFC, maka pelatih berlisensi nasional yang dikeluarkan PSSI akan tidak berlaku lagi.’’ Kalau masih ingin berkarir di lapangan hijau, maka segera mengikuti kursus dan syarat utamanya adalah harus ada persetujuan dari Asosisasi Provinsi (Asprov) PSSI setempat,’’ kunci Demis.(ZAL)

Most Popular

To Top