4 Tersangka Pembunuh Tentara – Ambon Ekspres
Trending

4 Tersangka Pembunuh Tentara

Senjata Pelaku Belum Terungkap

MASOHI, AE— Empat orang warga Tananahu, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap anggota TNI Praka Sardiawan oleh polisi. Keempatnya, adalah OS, DR, YK dan LW. Mereka kini sudah ditahan pihak kepolisian.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi bergerak cepat melakukan penyidikan serta melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap sejumlah saksi, barang bukti tewasnya anggota Yon Armed 13/1/ Kostad yang tewas ditembak itu. “Mereka berempat kita tetapkan sebagai tersangka tewasnya Praka Sardiawan,” terang Wakapolres Kompol Sigid Adhi Prasetyo via telepon, Senin,(14/4).

Kasus ini sebagian terkesan ditutup rapat, misalnya soal senjata yang dipakai pelaku untuk menembak. Informasi yang diterima Ambon Ekspres, ada dugaan korban dianiaya. Ini terlihat dari luka memar pada wajah dan tubuh korban.

Setelah korban dianiaya, para pelaku merampas senjata milik Sardiawan. Dengan senjata SS1 itu, pelaku menembak korban beberapa kali hingga akhirnya tewas. Namun pihak kepolisian menolak berspekulasi soal dugaan penganiayaan dan perampasan senjata milik korban.

Sigid mengaku, belum teridentifikasi senjata yang digunakan para pelaku untuk menembak korban, karena polisi sampai kemarin belum mendapatkan proyektil peluru. “Belum teridentifikasi, karena tidak ketemu proyektilnya,” ujarnya kepada Ambon Ekspres di Masohi.

Sigid juga menolak menjawab pertanyaan wartawan Ambon Ekspres terkait kedatangan korban dengan tiga rekannya dari Liang.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Arh Hakim Lalhakim, kepada Ambon Ekspres Senin (13/4) kemarin, via telephone seluler juga memilih irit bicara. Dia mengaku, pengungkapan kasus itu menjadi kewenangan pihak kepolisian. “Kasus itu tanggungjawab kepolisian Polres Masohi. Kami sendiri sudah serahkan proses penyelidikan itu kepada polisi karena itu merupakan kewenangan polisi,” katanya.

Bahkan hasil penyelidikan dan penyidikan oleh Polres Masohi sendiri, kata Hakim, tidak diketahuinya. “Kalau hasil olah TKP yang kami tahu itu hanya ditemukan sejumlah selongsong peluru. Jenis senjata apa yang digunakan oleh pelaku juga masih dikembangkan oleh pihak kepolisian. Sementara sudah sekitar empat warga yang diduga pelaku ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Soal senjata api yang digunakan oleh pelaku apakah itu dirampas atau tidak, pria dengan tiga melati dipundaknya yang sementara berada di Jakarta itu, juga menolak berspekulasi. “Saat ini polisi lagi bekerja. Jadi soal apakah itu senpi rakitan atau organik yang digunakan oleh pelaku atau tidak itu kami belum dapat laporan dari pihak kepolisian. Termasuk dirampas atau tidak,” tegasnya.

Kendati demikian kata dia, pihaknya harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mendapatkan informasi lebih lanjut soal proses tersebut. “Itu perintah dari pimpinan. Namun kami perlu koordinasi lagi dengan kepolisian terkait perkembangan kasus penembakan terhadap anggota itu,” tutupnya. (CR12/AHA)

Most Popular

To Top