Prabowo Jagokan Mukti Keliobas – Ambon Ekspres
Trending

Prabowo Jagokan Mukti Keliobas

AMBON,AE— Setelah melalui tahapan penjaringan, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati kabupaten Seram Bagian Timur Mukti Keliobas dan Fachri Husni Alkatiry, ditunjuk Prabowo menggunakan Partai Gerindra untuk bertarung. Rekomendasi ditanda tangani ketua umum Gerindra Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani.

Sumber resmi Ambon Ekspres menyebutkan, rekomendasi Gerindra yang keluar pada 6 April lalu kepada pasangan dengan akronim MUFAKAT itu telah disampaikan ke ketua DPD Gerindra Maluku Hendrik Lewerissa. Namun, secara resmi baru akan disampaikan ke publik Jumat, (17/4) minggu ini.

“Rekomendasinya sudah keluar 6 April yang ditanda tangani Pak Prabowo sebagai ketua umum dan sekjen Ahmad Muzani. Rencananya penyerahan secara resmi ke pasangan MUFAKAT Jumat ini,”ungkap sumber yang meminta namanya dirahasiakan ini, Senin (3/4).

Sementara itu saat dikonfirmasi, ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Hendrik Lewerissa mengaku, kemungkinan telah diterbitkan. Namun kata dia, DPD Gerindra Maluku baru akan mendapatkan konfirmasi resmi dari DPP Jumat, (17/4) mendatang.

“Mungkin saja. Karena rekomendasi itu domain DPP. DPD hanya dalam posisi menunggu konfirmasi resmi dari DPP. Menurut informasi yang saya terima dari DPP, hari Jumat besok akan dikonfirmasikan ke DPD soal rekomendasi SBT untuk ditindaklanjuti sebagaimana mestinya,” ungkap Lewerissa kepada Ambon Ekspres via pesan singkat atau SMS, Senin (13/4).

Politisi santun ini melanjutkan, keputusan politik yang telah ditentukan DPP harus ditaati oleh jajaran partai. Selaku pimpinan partai di daerah, Lewerissa mengaku keputusan DPP sudah dipertimbangkan dengan baik.

“Tetapi kalau sudah diputuskan oleh DPP, maka semua jajaran parrai Gerindra harus tertib di barisan untuk mengamankan itu. Saya percaya bahwa keputusan politik DPP didasarkan atas pertimbangan yang matang dan terukur. Kriteria utamanya adalah kompetensi, kapabilitas, integritas dan komitmen kandidat terhadap daerah yang akan dipimpin. Termasuk komitmen ke partai Gerindra serta merujuk pada tingkat elektabilitas berdasarkan hasil survei dari lembaga survei yang kredibel,” katanya.

Lebih lanjut mantan calon Wakil Gubernur Maluku 2013 ini mengaku, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partai Gerindra 8 April 2015, ditekankan soal dikotomi kader dan bukan kader. Dan apabila calon mendapatkan rekomendasi telah memenuhi ekspektasi yang disyaratkan oleh Gerindra secara internal.

“Kalau elektabilitas kader tinggi dan dapat menang Pilkada maka kader yang akan direkomendasikan. Namun jika non kader yang tinggi elektabilitasnya maka Gerindra akan realistis dan fleksibel untuk mendukung non kader. Tujuannya menang untuk kepentingan partai Gerindra yang lebih besar ke depan,”paparnya.(TAB)

Most Popular

To Top