Bantuan Yang Penuh Makna – Ambon Ekspres
Trending

Bantuan Yang Penuh Makna

AMBON, AE— Setiap bulan April, Desa Aboru, Kabupaten Maluku Tengah selalu menjadi perhatian pemerintah. Entah apa alasannya, bantuan selalu mengalir kesana. Kemarin, pemerintah menjanjikan dana Rp6,5 miliar untuk pembangunan dermaga di desa yang memang sangat terisolir di Kecamatan Pulau Haruku itu.

Rencana pemberian bantuan ini disampaikan langsung Gubernur Maluku, Said Assagaff saat mengunjungi desa itu, Jumat (24/4). Dalam kunjungan itu, gubernur didampingi Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Mayjen TNI Wiyarto, Kapolda Maluku Brigjen Murad Ismail, Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae, Ketua MPH Sinode GPM Pdt Jhon Ruhulessin dan Danrem 151/Binaiya Kol Inf Tri Hartanta.

Gubernur menegaskan, proses pembangunan segera dilakukan agar masyarakat tidak kesulitan saat menggunakan transportasi laut. ‘’Tahun ini juga kita akan bangun dermaga di Desa Aboru. Anggarannya sudah ada yakni Rp 6,5 miliar untuk proyek fisik,” ungkap gubernur saat bertatap muka dengan masyarakat Aboru di Baileo Negeri Aboru.

Dikatakan, dalam waktu dekat proyek ini akan ditenderkan. Dan dirinya berharap saat dikerjakan, bisa melibatkan tenaga kerja dari masyarakat Aboru. ‘’Saya berharap tenaga kerja yang akan mengerjakan proyek ini juga melibatkan warga Aboru sehingga ada peningkatan kesejahteraan dari masyarakat,” tutur gubernur.

Dalam kunjungan tersebut, gubernur juga menyaksikan kegiatan bakti sosial TNI-Polri yang dilaksanakan di Aboru. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dalam rangka menyambut HUT Kodam XVI/Pattimura ke 16 pada 15 Mei mendatang. ‘’ Bakti sosial dilaksanakan di Aboru karena negeri ini perlu diperhatikan. Kadang saya diskusikan dengan Ketua Sinode apa yang harus kita lakukan untuk membangun negeri ini,” tuturnya.

Terkait dengan stigma negatif yang sering dialamatkan kepada Desa Aboru sehingga dilakukan kunjungan tersebut, gubernur membantahnya. Menurut dia, stigma yang pernah terbangun beberapa waktu lalu itu tidak benar adanya.

‘’Jadi jangan ada stigma negatif apapun tentang Aboru. Saat ini yang perlu dilakukan hanyalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk di Aboru. Dan ini adalah tanggung jawab pemerintah,” ujarnya kepada wartawan.

Hal senada diungkapkan Pangdam Mayjen TNI Wiyarto dan Kapolda Maluku Brigjen Pol Murad Ismail. Menurut keduanya, tidak ada hubungan dan kaitan antara kegiatan yang dilakukan TNI/Polri di Aboru dengan stigma negatif kepada desa tersebut.

‘’Kegiatan yang kami laksanakan di Aboru ini murni untuk pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada maksud apa-apa. Kegiatan ini saya laksanakan dari Kodam bekerjasama dengan Polda Maluku dan Pemprov Maluku. Ini dilaksanakan menyambut HUT Kodam XVI/Pattimura ke 16 dan intinya kita ingin memberikan yang terbaik bagi Aboru,” ungkap Pangdam.

Menurut dia, kegiatan sosial ini dilaksanakan  di seluruh wilayah Maluku secara bergantian. ‘’Jadi tidak ada hubungan dengan yang lain. Saat ini saja kebetulan dilaksanakan di Aboru. Sebelumnya juga kita laksanakan pembersihan Teluk Ambon, tabur benih ikan dan masih banyak lagi,” imbuhnya.(KIE)

Most Popular

To Top