Pertarungan Berat Buat Hasanussy – Ambon Ekspres
Trending

Pertarungan Berat Buat Hasanussy

AMBON, AE— Keberhasilan kepemimpinan Ketua DPD Hanura Maluku, Ayu Hasanussy, tak cukup membuat rekan-rekan separtainya puas. Cara pengelolaan partai dengan banyak melibatkan keluarganya dalam urusan internal Hanura tak sedikit membuat kader Hanura kecewa. Karena itu, Hasanussy nyaris dipecat Ketua umum Wiranto dari partai yang sudah membesarkannya itu.

Sumber Ambon Ekspres menyebut, keterlibatan keluarganya di Hanura sudah menjadi konsumsi para kader maupun publik. Ini setelah Hasanussy menunjuk adik iparnya, Kahar menjadi staf ahli Fraksi Amanat Pembangunan Nurani (APN) DPRD Maluku periode 2009-2014. Tak hanya itu, Kahar diplot sebagai salah satu dewan Pembina DPD Hanura Maluku. Karena sibuk, Kahar yang juga akademisi salah satu universitas tidak lagi ditunjuk sebagai staf ahli fraksi. ‘’Kini adik kandung Hasanussy, Jusri Hasanussy ditunjuk menjabat staf ahli fraksi Hanura DPRD Maluku periode 2014-2015. Padahal, ada sejumlah kader Hanura potensial yang layak menjabat staf ahli, tapi tidak ditunjuk.

Hasanussy lebih mementingkan kepentingan keluarga daripada bagaimana memberdayakan kader untuk dipersiapkan pada momen politik kedepan,’’ sebut sumber Ambon Ekspres, kemarin.

Tak hanya itu, dia mengaku, keterlibatan keluarga Hasanussy ada di pemilu legislatif, misalnya dengan melibatkan suami Hasanussy,  Awath Alkatiry dim sebagai kordinator saksi. ‘’Ini fakta. Tidak bohong. Bukan bicara omong kosong. Lama-lama saya bongkar semuanya, ‘’ sebutnya.

Selain keterlibatan keluarga dalam urusan politik, Hasanussy juga diinformasikan pernah dipecat ketua Umum DPP Hanura Wiranto 2013 lalu. Hasanussy dipecat bersamaan dengan Ketua DPD Hanura Maluku Utara. ‘’Ketika itu kami ini saksi. Memang saat itu banyak kesalahan yang dibuat sehingga diterbitkan SK pemecatan. Entah kenapa surat keputusan itu ditarik lagi. Tapi, yang pasti ibu Hasanussy pernah dipecat,’’ tandasnya.

Meski begitu, sejumlah DPC Hanura tetap memberikan apresiasi kepada Hasanussy pimpin partai itu 5 tahun kemarin. Mereka berharap, menjelang musda kader Hanura tidak saling menjelekan atau saling menyerang. ‘’Mari kita besarkan Hanura bersama. Saya nilai ibu Hasanussy masih layak pimpin Hanura 5 tahun kedepan karena ada kemajuan,’’ sebut Ketua DPC Hanura MBD, Ruben Rupilu.

Kendati begitu, Rupilu belum memastikan akan memilih Hasanussy. Kata dia, saat pelaksanaan Musda, pihaknya menyatakan sikap politik. ‘’Nanti saya lihat siapa yang layak akan dipilih di Musda,’’ terangnya.

Sekretaris DPC Hanura Aru, Ridwan Rumra mengatakan, kepemimpinan Hasanussy ada progress positif. Kata dia, Hasanussy berhasil pimpin Hanura. ‘’Buktinya ada penambahan 1 kursi di DPRD Maluku dan kursi DPRD kabupaten/kota dari 16 menjadi 22 kursi. Nah, keberhasilan ini juga keberhasilan provinsi. Jadi ibu Hasanussy masih layak,’’ katanya.

Dia berharap, para kader Hanura sinergi untuk membesarkan Hanura kedepan. ‘’Jangan menjadi provokator. Saya nilai pernyataan menyudutan ibu Hasanussy, tidak jelas orangnya. Ada upaya menghancurkan Hanura. Ini yang mesti diantisipasi,’’ ingatnya.(ISL/JOS)

Most Popular

To Top