PPN Tantui Terancam Diberi Sanksi – Ambon Ekspres
Metro Manise

PPN Tantui Terancam Diberi Sanksi

PAJAK

AMBON, AE— Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui dinilai tidak taat dalam membayar pajak pemakaian air  bawah tanah. PPN Tantui dinilai melanggar aturan yang dibuat Pemkot Ambon terkait pengguna air bawah tanah. Demikian disampaikan Kepala Dispenda Kota Ambon, Jopie Selanno kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Dikatakan, ketika PPN Tantui  dalam waktu dekat tidak merampungkan semua data  pemakaian air dari tahun 2012 hingga  2015 maka akan ada sanksi oleh Pemkot Ambon sebagai hak atas wajib pajak. “Kami baru menerima data tahun 2012-2013 itupun juga PPN Tantui menarik kembali dengan alasan data yang dimaksukan itu didalamnya termuat  seperti sumur atau parigi sehingga harus diperbaharui kembali. Kami memaklumi kalau itu sebagai alasan sehingga semua bisa dilengkapi,” imbuh Selanno.

Menurut dia, Pemkot Ambon berencana melakukan pemboikotan apabila PPN Tantui tidak mengindahkan aturan yang ada. ‘’Air bawah tanah tidak bisa seenaknya  dipakai tanpa membayar pajak. Seluruh  aset daerah yang digunakan  tetap dikenakan  pajak,” tandas dia.

Selanno menegaskan, bila dalam waktu dekat belum dimasukkan data oleh PPN Tantui maka pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan menutup aset sumber air bawah tanah. “Tidak ada lagi keringanan bagi mereka  (PPN, red) untuk terus menggunakan air itu tanpa sadar akan haknya membayar pajak,” tandas dia.

Ditambahkan, data jumlah pemakain air bawah tanah yang ada di Dispenda Kota Ambon baru  diberikan data  tahun 2012-2013. Sementara data tahun 2014-2015 belum masuk.  Tahun 2012 PPN Tantui membayar pajak pemakaian air sebesar Rp  9,1 juta dan tahun 2013 sebesar Rp 15,98 juta. (AID)

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!