Utang Galian C Mencapai Rp 5 Miliar – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Utang Galian C Mencapai Rp 5 Miliar

Upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak galian golongan C terus dilakukan. Hanya pajak dari sektor ini masih banyak yang ditunggak oleh para wajib pajak hingga nilainya mencapai Rp 5 miliar.
Hal ini terungkap dalam pembahasan antara Pansus LKPJ DPRD Malra bersama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, beberapa waktu lalu.

Para penunggak pajak galian golongan C umumnya dari pengusaha kontraktor. “Kami mendapatkan informasi ini sesuai laporan Dispenda dalam pembahasan LKPJ lalu, uang galian C mencapai Rp 5  miliar lebih yang sudah menumpuk sejak tahun 2006-2014.

Kami sudah mendesak Dinas untuk meminta kontraktor melunasi kewajiban pajak mereka,” tandas anggota DPRD Malra, Septian Brian Ubro kepada wartawan di gedung DPRD Malra, kemarin.

Menurut dia, sangat wajar para kontraktor melunasi kewajiban pajak galin C karena sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apalagi wilayah Kabupaten Malra tidak memiliki sumber-sumber pajak yang tergolong besar.

“Karena itulah pajak yang diamanatkan dalam aturan segera dilunasi, apabila tidak segera dilunasi kami akan segera melakukan kordinasi untuk memanggil kontraktor-kontraktor yang diduga memiliki utang tersebut,” ancamnya.

Lantas kontraktor mana saja yang belum melunasi kewajiban pajak, politisi muda asal Demokrat itu enggan menyebutkan tetapi dirinya menyarankan untuk langsung meminta data rinci di Dispenda. Hanya saja, dirinya mengingatkan agar kewajiban pajak oleh kontraktor segara dilakukan.

Lanjut kata dia, memang sesuai penjelasan yang disampaikan pihak Dispenda ada beberapa kontraktor telah menyelesaikan tetapi tidak terbaca dalam laporan, adapula yang komplain soal besarnya pajak yang ditetapkan.

“Dalam rekomendasi resmi bagi kontraktor yang tidak melunasi kewajiban pajak, tidak boleh lagi memegang proyek, sehingga siapapun yang bekerja di daerah ini tidak saja mengais keuntungan pribadi tetapi turut berkontribusi bagi daerah,” kecam Sekretaris Komisi A. DPRD Malra ini. (SAT)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!