Warga Minta Raja Negeri Lima Segera Dilantik – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Warga Minta Raja Negeri Lima Segera Dilantik

AMBON, AE—Masyarakat Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menantikan kedatangan Gubernur Maluku Said Assgaff dan Bupati Malteng Tuasikal Abua untuk melantik  raja terpilih dari  rumah  mata perintah, Hj Moh Giazali Soulissa  pada 7 Mei 2015.

Meskipun waktu pelantikan jadwalnya bersamaan dengan kegiatan Apeksi di Kota Ambon, namun masyatakat setempat berharap pelantikan raja ini tetap berjalan. Demikian disampaikan ketua panitia pelantikan, Ibrahim Maasily kepada wartawan di Ambon, kemarin.

Dikatakan, Soulisa terpilih menjadi raja pada November 2014. Rencana pelantikan ini, informasinya akan dihadiri Gubernur Maluku. Namun,  kata dia, gubernur juga akan menghadiri pembukaan Apeksi yang dilakukan Presiden RI  Joko Widodo.

Ibrahim  mewakili masyarakat Negeri Lima menginginkan agar Gubernur Maluku Said Assagaf  bersedia untuk menghadiri pelantikan tersebut. “Tidak masalah gubernur memilih Apeksi. Namun ada koordinaisi ke tingkat kabupaten sebab ketika kita kordinasikan dengan bupati, katanya masih menunggu arahan gubernur,“ terangnya.

BACA JUGA:  Warga Minta Pelaku Pembacokan Ditangkap

Menurut dia, masyarakat tidak ingin pelantikan  raja ditunda. Sebab seluruh struktur pemerintahan  belum dibentuk  dengan baik. ‘’Bila pelantikan ini ditunda maka kesiapan bahan makanan  terkesan mubazir. Panitia sudah bekerja dengan serius termasuk menggalang dana hanya untuk mempercepat proses pelantikan. Gubernur atau bupati yang akan melantik tidak menjadi masalah yang penting keinginan masyarakat memiliki raja definitif bisa terpenuhi,” timpalnya.

Dirinya berharap dalam beberapa hari ini ada informasi dari guberbur maupun bupati sehingga  bisa menjawab keinginan masyarakat. “Jadwal pelantikan kan sudah  hampir  dekat. Namun kita belum tahu siapa yang akan melantik. Pastinya, masyarakat tidak ingin menunda pelantikan raja adat tersebut,” pungkasnya.(AID)

Most Popular

To Top