Berkas Lestaluhu Segera Tahap I – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Berkas Lestaluhu Segera Tahap I

Terkait Korupsi Proyek Jembatan Gaa

AMBON, AE—Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku hingga kini masih merampungkan berkas  mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Harun Lestaluhu yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Gaa. Setelah menetapkan Lestaluhu sebagai tersangka tambahan, penyidik intens melakukan penyidikan.

Kini berkas Lestaluhu sementara dirampungkan penyidik untuk diproses ke tahap selanjutnya. “Masih intens melakukan penyidikan untuk merampungkan berkas Harun Lestaluhu,“ ungkap Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Bobby Palapia kepada koran ini, kemarin.

Dikatakan, pemeriksaan saksi terus dilakukan guna melengkapi berkas milik tersangka. Diagendakan, dalam pekan ini, penyidik akan memeriksa dua saksi yang sebelumnya sudah dua kali mangkir dari panggilan jaksa. “Jadi, sambil merampungkan berkas Lestaluhu, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi yakni Muhammad Vanath dan Talhafot,“ katanya.

Disinggung soal adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini, Palapia belum mengetahuinya. Namun, juru bicara Kejati Maluku ini mengatakan, penyidikan terus dilakukan. Jadi tidak menutup kemungkinan siapapun yang turut terlibat dapat dijadikan sebagai tersangka.

“Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Jika berdasarkan perkembangan penyidikan ditemukan adanya bukti keterlibatan pihak lain, makan pasti kita jerat,“ tandasnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan Jembatan Gaa di SBT menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD 2007 senilai Rp 2 miliar lebih. Sayangnya, jembatan ini tidak dapat dinikmati masyarakat.

Pasalnya, proyek ini tidak dibangun sama sekali alias fiktif. Sialnya lagi, dana 100 persen telah dicairkan pihak rekanan dan ditandatangani Kadis PU SBT, Nurdin Mony. Akibatnya, penyidik menetapkan pelaksana proyek Tommy Andreas sebagai tersangka awal. Setelah dikembangkan lebih lanjut, maka ditetapkan juga Kadis PU SBT, Nurdin Mony dan direktur PT putra Seram Timur, Border Aziz Alkatiri.

Tidak sampai pada tiga tersangka itu, karena, setelah diperiksa saksi-saksi lebih lanjut, kemudian jaksa menjerat Mantan Kepala inspektorat, Harus Lestaluhu. Untuk tiga tersangka awal, kasusnya telah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Ambon. (AFI).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!