Lusa Presiden Tiba di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

Lusa Presiden Tiba di Ambon

Sudah 6 Walikota Tiba Ambon

AMBON,AE— Presiden Joko Widodo direncanakan akan tiba di Ambon, Lusa atau Kamis (7/5) untuk membuka pertemuan resmi seluruh walikota yang tergabung dalam asosiasi pemerintah kota seluruh Indonesia di Hotel Natsepa, Ambon.

Rencana ini disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff, kepada pers di kantor Gubernur Maluku, kemarin. Jokowi akan datang dengan sejumlah menteri, diantaranya Menko perekonomian, Menkopolkam, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertanian, dan Menteri Pekerjaan Umum.

Kepastian kedatangan Jokowi, setelah Assagaff bersama Kapolda Maluku Brigjen Polisi Murad Ismail, dan Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Wiyarto, bertemu orang nomor satu di republik ini.

Jokowi akan tiba di Kota Ambon pada Kamis (7/5) sekira pukul 07.00 Wit. Setelah buka kegiatan Apeksi,  Presiden menyerahkan kartu Indonesia sehat kepada Gubernur Maluku, dan menuju ke Pulau Buru dengan menggunakan pesawat khusus.

Di Buru Jokowi akan melakukan penanaman padi. Selain itu juga Jokowi berkesempatan meresmikan bendungan irigasi dan listrik di Pulau Buru. Assagaff mengatakan, dari Pulau Buru Jokowi berangkat menuju Kota Ternate Maluku Utara.

Ini merupakan kunjungan perdana Jokowi setelah terpilih menjadi Presiden. Gubernur memastikan melakukan persiapan sangat matang, diantaranya telah melakukan pertemuan dengan TNI dan Polri.

Saat ditanyakan apa yang menjadi fokus untuk disampaikan ke Presiden RI, Assagaff menuturkan, PI 10 persen Blok Masela, Lumbung Ikan Nasional (LIN), dan Provinsi Kepulauan, akan disampaikan ke Presiden RI untuk menjadi perhatiannya.

Sementara itu, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Wiyarto mengatakan, untuk pengamanan Presiden RI menjadi tanggungjawab TNI dan Polri. TNI siap  membeck-up Polda dalam pengamanan, dengan mengerahkan semua personil. “Dan saya mintakan, hadirnya Presiden RI di Kota Ambon haruslah menjadi perhatian dan dukungan seluruh masyarakat,” pinta dia.

Sudah 5 Walikota
Sementara itu, sampai kemarin, sudah ada lima walikota yang tiba di Ambon untuk menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada 7 Mei mendatang.

Kabag Humas dan Protokol Kota Ambon, Joy Adrianza kepada Ambon Ekpres mengatakan, selain walikota, juga ada beberapa pejabat yang mewakili para walikota. Ketika mereka tiba di Ambon, langsung disambut Walikota Ambon Richard Louhenapessy. Mereka kemudian dibawa ke lokasi hotel yang menjadi tempat tinggal mereka selama di kota ini.

Ke 6 walikota yang sudah tiba di Ambon diantaranya walikota Padang, Mataram, Blitar, Banjar, Singkawang dan walikota Bau-Bau. Selain itu ada juga Asisten I dan II  mewakili Kota Pare-Pare, Sekda Kota Padang, Sekda Kota Binjai, Asisten I Kota Cirebon, Wakil Walikota  Pontianak serta Wakil Walikota dan Sekda Banten.

Dirinya belum memastikan untuk Selasa (5/5) hari ini jumlah walikota atau perwakilannya yang akan tiba di Kota Ambon. ‘’Semua masih dikoordinasikan. Namun diusahakan semua walikota yang berjumlah 96 orang bisa hadir di Ambon sebelum pembukaan acara oleh Presiden,” terangnya.

DPRD Kota Ambon memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Rakernas Apeksi yang akan berlangsung di Kota Ambon pada 6-10 Mei mendatang. DPRD juga telah memberikan dukungan sebelumnya lewat persetujuan anggaran APBD 2014.

‘’Dukungan DPRD sangat jelas terhadap pelaksanaan Apeksi. Karena dengan kegiatan ini menunjukan bahwa Kota Ambon sudah sangat kondusif untuk dikunjungi siapapun, bahkan para wisatawan lokal maupun wisatawan asing,” ungkap Wakil Ketua DPRD Ambon, Rustam Latupono kepada Ambon Ekspres di DPRD Ambon, Senin (4/5).

Kegiatan ini, kata dia, akan menambah pemasukan Kota Ambon dari sisi ekonomi maupun pembangunan. Karena akan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi.

Ketua Komisi III DPRD Ambon, Rofik Akbar Afifudin menambahkan, dengan dilaksanakan Apeksi di Kota Ambon menunjukkan bukti kepercayaan dari pemerintah kota di seluruh Indonesia terhadap Kota Ambon. Kegiatan ini harus menjadi momentum bagi masyarakat Kota Ambon untuk menata kota ini lebih baik kedepan.

“Kesempatan ini memperlihatkan Kota Ambon yang sebenarnya. Jadi momentum ini baik dijadikan sebagai batu loncatan kita untuk lebih mempromosikan Kota Ambon,” terangnya.

Rofik berharap wujud dari Kota Ambon tidak perlu dirubah. Karena sebagai kota tua di Maluku maupun Indonesia, masyarakat Kota Ambon harus benar-benar melanjutkan apa yang sementara ini sedang diperjuangkan terutama lewat pariwisata.
(AID/ISL)

Most Popular

To Top