Nyabu, Perwira Polisi Diciduk – Ambon Ekspres
Trending

Nyabu, Perwira Polisi Diciduk

AMBON, AE— Berantas narkoba, tak hanya dilakukan polisi secara eksternal, tapi oknum polisi yang kedapatan menggunakan barang haram itu juga disikat. Perwira Polda Maluku, berpangkat Ajun Komisaris Polisi, berinisial LI, menjadi korbannya. Ingin diciduk karena kasus calon calon bintara polisi, justeru ditemukan juga alat pengisap nyabu.

Ini terungkap, setelah oknum perwira tersebut, diamankan oleh bidang propesi pengamanan pengamanan internal (Propam/Paminal) Polda Maluku, Senin, (4/5) malam, sekira pukul 22.00 WIT, dikediamannya di kawasan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Awalnya polisi mencium keterlibatannya dalam pencaloan, penerimaan anggota polri.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Hasanuddin Mukaddar menjelaskan, penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan oleh Propam dan paminal polda itu, setelah mendapat informasi terkait adanya pencaloan penerimaan anggota Polri.

“Dia janji akan meloloskan salah satu anak yang orang tuanya menyetorkan uang itu, untuk menjadi anggota polri. Nah, saat itu langsung anggota bergerak dan akhirnya mengamankan yang bersangkutan dikediamannya dikawasan SPN Passo,”jelas Mukaddar, kemarin kepada Ambon Ekspres.

Dalam penggeledahan itu, polisi berhasil mengamankan alat penghisap sabu (Bong) dan uang tunai sekitar Rp 30 juta. “Saat penangkapan itu langsung dilakukan penggeledahan untuk memastikan informasi terkait aliran atau setoran uang tunai. Namun hasil penggeledahan itu bukan saja uang tunai tetapi alat hisap sabu itu juga ditemukan di rumahnya,” katanya.

Mukaddar menambahkan, penyidik propam masih melakukan penyelidikan. “Dia belum ditahan dan sementara masih diperiksa dengan pengawalan ketat. Karena saat ini juga penyidik sementara lakukan penyelidikan untuk mengungkap tindak pencaloan maupun narkoba yang dipakai itu. Saya rasa cukup nanti saya cek lanjutan,”katanya.

Terpisah Kepala Bidang Propesi pengamanan (Propam) Polda Maluku, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Sutrisno, mengatakan oknum perwira pertama itu kini telah ditahan oleh pihaknya. “Kami sementara periksa dia terkait calo maupun narkoba. dan lagi kumpulin barang bukti yang ada. Kalau tes uriennya itu sudah dilakukan namun hasilnya belum keluar. Waktu ditangkap langsung kami tahan. Kalau bersalah tetap diproses. Tetapi kami juga harus membuktikan itu, dengan proses penyelidikan,” terangnya.

Soal penangkapan, Agus mengaku, dilakukan berdasarkan infomasi yang diterima pihaknya. “Kita serius untuk mengungkap dan membuktikan bahwa polri bersih dari suap saat penerimaan anggota polri. Mau itu calo ataupun narkoba tetap kita akan proses. Bisa sampai pada tingkat pemecatan. Namun tunggu hasil penyelidikan lanjutan. Mohon maaf saya berada di luar Maluku jadi saya rasa cukup ya,”tegasnya.
(AHA)

Most Popular

To Top