Komisi B Sikapi Masalah Obat-obatan RSUD – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Komisi B Sikapi Masalah Obat-obatan RSUD

LANGGUR, AE.—Keluhan masyarakat pengguna jasa RSUD Karel Sadsuitubun Langgur masih saja terdengar. Warga mengeluhkan sulitnya memperoleh kemudahan pengobatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Malra,  Petrus Elmas mengakui keluhan yang selama ini disampaikan masyarakat  yakni masyarakat umum maupun  warga pemegang kartu BPJS kesehatan. “Kita temui banyak pengeluhan ada pada Rumah sakit,” akuinya saat diwawancarai Ambon Ekspres di Langgur, siang kemarin.

Elmas mengakui ketersediaan obat-obatan untuk melayani pemegang kartu Jamkesmas atau Askeskin, sayangnya sering dokter mengambil obat dari luar. “Itulah yang dinilai kelalaian pemkab atas pelayanan kesehatan warga. Orang tidak akan sembuh kalau hanya memegang kartus BPJS Kesehatan tetapi menerima pelayanan obat,” ketusnya.

Padahal, kata Elmas, DPRD yang memiliki kewenangan anggara atau budget sejak beberapa tahun lalu terus mengalokasikan anggara untuk ketersediaan obat-obatan. “Kami terus mengalokasikan anggaran bagi ketersediaan obat-obatan, tingkat penggunaan seperti apa, itulah yang sementara kami telesuri masalahnya, karena setiap saat warga mengeluhkan membeli obat dari luar rumah sakit,” sesalnya.

Lantas bagaimana sikap DPRD atas kondisi itu, kata politisi PKIP itu, pihaknya sementara menelusuri masalah obat-obatan di RSUD Sadsuitubun. Nantinya apakah masalah ini dapat dibawah pada ranah pansus sangat tergantung mekanisme internal DPRD.

“Saya belum dapat memastikan, apakah ini dapat kita bawa dalam bentuk pansus, sementara kita selidiki karena masih harus melalui mekanisme seperti di komisi dan diusulkan kepada pimpinan DPRD,” jawab Elmas menanggapi wacana pembentukan Pansus DPRD Malra untuk RSUD Sadsuitubun Langgur.  (SAT)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!