Leuwol Tewas Akibat Benda Tumpul – Ambon Ekspres
Metro Manise

Leuwol Tewas Akibat Benda Tumpul

AMBON, AE— Saksi ahli forensik yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang kasus pembunuhan Hilda Natalia Leuwol mengaku, meninggalnya korban karena dipukul dengan benda tumpul di bagian kepala berulang kali. Hal ini diungkapkan dokter Arkipus Pamuttu saat dihadirkan sebagai saksi pada persidangan di PN Ambon, kemarin.

Sidang dipimpin hakim ketua Lilik Nur Ainy SH didampingi hakim anggota RA Didi Ismiatun SH dan Aleks Passaribu SH. Pamuttu merupakan dokter ahli yang dipercayakan pihak kepolisian saat melakukan autopsi jenazah Hilda Natalia Leuwol.

Ketika melakukan pemeriksaan luar dan dalam dari tubuh jenazah, ternyata ditemukan beberapa luka serius di bagian kepala. “Jadi ditemukan luka di kepala bagian kiri dan bentuknya tidak beraturan,” jelas dia.

Dikatakan, luka dibagian kepala yang mengakibatkan korban mengalami pendarahan di otak kemudian meninggal. “Luka itu akibat benturan benda tumpul yang berulang kali,“ katanya.

Ketika ditanyakan apakah luka akibat benda tumpul itu ada kaitannya dengan martil milik terdakwa, dia mengatakan ada hubungannya. Sayangnya saksi tidak dapat memastikan karena ketika memeriksa jenazah, ahli belum ditunjukan martil milik terdakwa.

Lebih lanjut. saksi yang menjadi dokter bantu di RS Bhayangkara Polda Maluku ini mengatakan, waktu kematian korban berkisar antara 72 sampai 90 jam saat ditemukan.  Ketika itu, dia memeriksa jenasah pada 12 Maret 2014. Jika dihitung mundur, maka diperkirakan kematian korban antara tanggal 8 hingga tanggal 9 Maret.

Usai mendengar keterangan saksi, majelis hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan. Masih dengan agenda pemeriksaan saksi.
(AFI)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!