2 Tersangka Baru Pendamping Vanath – Ambon Ekspres
Trending

2 Tersangka Baru Pendamping Vanath

AMBON,AE— Jaksa Penuntut Umum Kejaksan Tinggi Maluku yang akan menangani kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan, Bupati Seram Bagian Timur, Abdullah Vanath, meminta penyidik Direskrimsus untuk melengkapi berkas perkara itu, diantaranya dengan menetapkan lagi tersangka baru.

Ini terungkap setelah JPU mengembalikan BAP Vanath ke penyidik Direskrimsus. Dua kali sudah JPU mengembalikan BAP. Kata Kabid Humas Polda Maluku AKBP Hasanuddin Mukaddar, sesuai petunjuk JPU Kejati Maluku, penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Maluku, harus melakukan penetapan terhadap tersangka tambahan dalam kasus tersebut.

“Penyidik masih melakukan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara sesuai dengan petunjuk dari JPU itu,’’ jelasnya. Kata dia, untuk melengkapi berkas perkara itu, penyidik sementara menetapkan satu tersangka tambahan. Tersangka tambahan itu sendiri, lanjut mantan Kapolres SBT itu, akan dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka tambahan itu,’’ ujarnya.
Soal calon tersangka dalam kasus tersebut, Mukaddar mengaku penyidik telah mengantongi dua calon tersangka. Namun secara pasti identitas tersangka itu, dia sendiri mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Dugaannya ada dua orang. Tetapi saya sendiri juga belum mengetahui identitas dari dugaan calon tersangka itu. Mungkin nanti akan dijawab setelah dilakukan gelar perkara oleh penyidik itu,’’ terangnya.

“Berkasnya masih di tangan penyidik. Karena JPU sudah kembalikan disertai dengan petunjuk untuk dilengkapi,’’ katanya.

Dikatakan, terakhir mengembalikan berkas Vanath, disertai dengan petunjuk untuk dilengkapi. Ditanya soal bukti petunjuk apa yang harus dilengkapi, Palapia tidak mengetahuinya. Namun, yang pasti, Palapia mengharapkan agar penyidik dapat melengkapi petunjuk yang telah diberikan. “Kalau soal petunjuk apa saja, saya tidak tahu. Lebih jelasnya mungkin JPU dan penyidik lebih tahu, karena mereka yang memproses berkas Vanath, ‘’ terangnya.

Menurut Palapia, cepat atau lambatnya proses kasus Vanath masuk ke PN Tipikor Ambon untuk disidangkan, tergantung koordinasi kelengkapan berkas antara penyidik dan JPU. Jika penyidik telah memenuhi semua petunjuk yang diinginkan JPU, maka kasusnya akan bergulir ke Pengadilan.

“Kalau untuk waktu kapan berkasnya sampai di pengadilan, belum diketahui. Karena semua tergantung dari penyidik dan JPU. Jika penyidik telah melengkapi berkas dan JPU menyatakan lengkap, maka sudah pasti masuk ke Pengadilan. Tetapi jika belum lengkap, maka JPU dan penyidik akan berkoordinasi hingga berkasnya lengkap,’’ tandasnya.
(AFI/AHA)

Most Popular

To Top