Timisela Polisikan Mantan Istri – Ambon Ekspres
Metro Manise

Timisela Polisikan Mantan Istri

AMBON, AE— Hendrik Timisela, pegawai Dinas Kesehatan Maluku, akhirnya melaporkan mantan isterinyam Tabitha Lopulalan ke Polres Ambon dan Pp Lease. Dia melaporkan tindakan Lopulalan yang diduga telah memfitnah dirinya.

Sebelumnya, Timisela  dilaporkan Lopulalan  dengan tuduhan melakukan tindakan pemerkosaan terhadap keponakannya yang masih berusia 16 tahun. Timisela sempat ditangkap. Namun saat di kantor polisi, dia mengaku tidak melakukan tindakan tersebut. Polisi akhirnya menyebutkan bila kasus itu rekayasa.

‘’Jadi kasus ini sudah dilaporkan balik oleh Hendrik Timisela ke polisi pada Senin (11/5). Dia melaporkan mantan isterinya dengan tuduhan melakukan fitnah,” ungkap Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Ambon, Isak Salamor kepada Ambon Ekspres, kemarin.

Salamor mengungkapkan, laporan tersebut sudah ditindaklanjuti. Namun pihaknya belum melakukan pemeriksaan terhadap Lopulalan. ‘’Akan dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan saksi yang sempat dikabarkan diperkosa,” ungkap dia.

Dalam penyelidikan, kata Salamor, diketahui laporan itu direkayasa. ‘’Beberapa alat bukti seperti pisau, celana jeans, sebilah parang dan pisau, kain semua itu sudah diseting sedemikian rupa. Ini berdasarkan pengkuaan korban,” jelasnya.

Sementara itu, sebelumnya Tabita Lopulalan saat mendatangi Graha Ambon Ekspres menegaskan, tindakan yang dilaporkan itu merupakan sebuah kebenaran dan dialami keponakannya yang baru datang dari Saparua. “Saya sama sekali tidak punya waktu dengan anak ini (korban, red). Karena setelah saya ambil dia dari orang tuanya, kemudian saya beraktifitas. Sehari setelah saya ambil dia, peristiwa itu terjadi. Bagaimana saya bisa merekayasa itu ?” kata Lopulalan.

Menurutnya, ada yang aneh dalam proses penyelidikan yang dilakukan polisi. Dari keterangan saksi korban dari awal hingga saksi lainnya yang diperiksa penyidik, terbukti mantan suaminya itu, melakukan aksi bejat itu. “Kenapa semuanya seperti ini? Ada yang tidak beres dalam kasus ini. Korban ketika diperiksa awal dengan tegas mengaku dia diperkosa dengan cara-cara seperti itu. kemudian saksi yang diperiksa juga mengatakan benar tindakan itu. Kemudian saya yang sementara sibuk harus korbankan pekerjaan saya untuk melaporkan kejadian itu,  kok malah saya yang balik tuduh. Siapa yang merekayasa kasus itu ? Tidak sama sekali,” herannya.

Dengan kejanggalan proses penyelidikan ini, Lopulalan mengancam akan melaporkan kasus ini ke Kapolda Maluku maupun langsung ke Kapolri hingga ke Presiden. Dia menilai ada ketidakberesan kinerja Polres Ambon dalam menangani kasus tersebut. “Kalau memang seperti ini akan saya laporkan langsung ke Kapolda Maluku. Bahkan ke Presiden. Nasib guru di Kota Ambon saja, saya akan perjuangkan hingga ke presiden, apalagi ini keluarga saya dirusak kemudian saya dikorbankan hingga harga diri saya juga seakan diinjak-injak,” tegasnya.

Untuk diketahui, Hendrik Timisela sempat dilaporkan melakukan tindakan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur pada Rabu (6/5) sekira pukul 08.00 WIT di rumah yang ditempati mantan istrinya di kawasan Kusu-Kusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Atas laporan itu, dia langsung diciduk polisi masih menggunakan pakaian dinas sekira pukul 14.00 WIT guna menjalani pemeriksaan. Dihadapan polisi, Timisela mengatakan dia tidak mengenal korban dan tidak  melakukan perbuatan itu.(ERM)

Most Popular

To Top