Buru Jadi Pusat Perhatian Pempus – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Buru Jadi Pusat Perhatian Pempus

Kabupaten Buru saat ini telah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Kabupaten yang pernah menjadi tempat pembuangan tahanan politik dimasa orde baru ini sekarang ditetapkan menjadi salah satu lumbung pangan nasional.

Potensi besar di sektor pertanian telah memosisikan kabupaten penghasil minyak kayu putih terbesar di nusantara semakin “istimewa”. Pekan lalu, Presiden Joko Widodo telah mengunjungi kabupaten ini dan melakukan penanaman padi.

Sebelumnya juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dua kali mengunjungi Buru untuk melakukan kegiatan panen raya padi, dan penanaman jagung di Kecamatan Waeapo.

Bupati Buru Ramly Umasugi berharap, kepercayaan pemerintah pusat itu haruslah dijaga seluruh elemen masyarakat Buru, salah satunya, dengan menunjukkan keseriusan melaksanakan berbagai program pemerintah pusat, khususnya di bidang pertanian.

“Kunjungan Bapak Presiden dan sebelumnya juga Menteri Pertanian harus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus bersama membangun daerah ini,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pemerintah pusat dalam hal ini Presiden, sebut Bupati, juga sudah berjanji kedepannya akan kembali mengunjungi Buru melihat secara dekat hasil-hasil pembangunan yang diprogramkan sekarang.

“Presiden kembali berjanji akan mengunjungi Kabupaten Buru dan melihat keseluruhan aktivitas masyarakat yang bukan hanya dalam bidang pertanian, tapi juga pengolahan atau produksi minyak kayuputih yang sekarang masih dilakukan secara manual,” ujarnya.

Bupati meminta masyarakatnya untuk lebih giat dan kreatif menata pembangunan, menjaga dan memelihara seluruh fasilitas yang disediakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, memanfaatkan potensi daerah secara baik dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Kabupaten Buru menjadi pusat perhatian pemerintah pusat, sebut Bupati, bukan hanya karena potensi disektor pertanian, tapi juga potensi alam lainnya, seperti perikanan, perkebunan dan peternakan, termasuk pertambangan.
“Semua isi yang ada dalam Bumi Bupolo itu jarus dijaga dengan baik demi pembangunan Bupolo kedepan untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Mengenai pertambangan emas Gunung Botak sebagaimana instruksi Presiden RI harus segera ditutup, kata Bupati, harus dipatuhi semua pihak. “Instruksi yang disampaikan Bapak Presiden merupakan perintah yang harus dilaksanakan dengan baik,” tandasnya.

Bupati meminta seluruh masyarakat Buru untuk bisa bersama-sama mematuhi instruksi Presiden dan membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat lainnya terkait dampak lingkungan yang diakibatkan aktivitas pertambangan illegal di Gunung Botak. (CR8)

Most Popular

To Top