Satpol PP Kembali Tertibkan PKL – Ambon Ekspres
Amboina

Satpol PP Kembali Tertibkan PKL

AMBON, AE.—Sebanyak kurang lebih 100 Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan petugas Satpol PP Kota Ambon. PKL yang ditertibkan ini berjualan di atas jembatan Batu  Merah  Pantai  Mardika.  Mereka ini menjadi korban ketegasan petugas Satpol PP yang sudah melakukan penertiban selama tiga hari berturut-turut.

PKL yang tergusur sempat mengungkapkan kekecewaan mereka. Pasalnya, setelah ditertibkan, mereka tidak memiliki tempat untuk berjualan. ‘’Kami ditertibkan tapi tidak disiapkan tempat untuk berjualan,’’ ungkap oma Rahel de Queljoe (63) kepada Ambon Ekspres disela-sela penertiban, Rabu (13/5).

Di usia  senja  ini, dia mengaku masih bersemangat mencari uang hanya untuk menyekolakan dua orang  cucu yang bersekolah di bangku SD dan SMP. Namun dia kecewa ketika lokasi berjualannya di atas jembatan harus ditertibkan petugas. ‘’Lokasi jembatan ini kami gunakan berjualan buah hanya untuk menambah penghasilan. Saya sudah hampir tiga tahun berjualan diatas jembatan beralaskan tarpal,” ungkapnya.

Dia mengaku, sebagai pedagang tetap menuruti aturan pemerintah. Namun dia berharap Wali Kota Ambon sekali-kali turun melihat  kondisi PKL di Mardika sehingga bisa memberikan kebijakan yang tidak menyengsarakan PKL. ‘’Paling tidak ketika ditertibkan ada lokasi yang bisa ditempati PKL,’’ ungkap nenek asal Negeri Kilang, Kecamatan Leitimur Selatan ini.

Hal senada diungkapkan, Udin Suneth. Salah satu PKL yang berjualan barang pecah belah ini  menyesali  tindakan Satpol PP yang tidak kompromi dalam menghusir  PKL. Padahal, kata dia, para PKL itu juga turut menyumbang PAD bagi Kota Ambon lewat pembayaran retribusi.

“Kami merasa setengah mati cari uang di Kota Ambon dengan kondisi ditekan terus oleh petugas. Sebenarnya kalau dibilang ilegal  tidak juga sebab ada izin dari Disperindag Kota Ambon. Setidaknya kalau diusir harus ada petugas Disperindag Kota Ambon indag juga sehingga mereka bisa menjelakan sehingga kami juga dilindungi. Bagaimana bisa, mereka mengeluarkan karcis baru tidak bertanggung jawab,” kesal dia

Sementara itu, salah satu petugas Satpol PP Kota Ambon, Y Lumaela yang sempat berkomunikasi dengan wartawan mengaku turut prihatin dengan kondisi PKL yang ditertibkan. Namun, kata dia, PKL juga harus mentaati aturan yang ada di Kota Ambon.

‘’PKL yang berjualan diruas jalan umum  dan trotoar  akan ditertibkan sesuai  perda yang berlaku,’’ tandas dia.
Pantauan koran ini, setelah ditertibkan, kondisi ruas jalan tersebut sudah mulai membaik dan arus lalulintas juga sangat lancar. (AID)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!