Napas si Kecil Berbunyi Grok-grok, Normal atau Tidak? – Ambon Ekspres
Kesehatan

Napas si Kecil Berbunyi Grok-grok, Normal atau Tidak?

Pada bayi di bawah satu tahun, terkadang ketika bernapas mereka bisa mengeluarkan suara grok-grok seperti ada sesuatu yang menghalangi jalan napas si kecil. Terkadang, hal ini pun bisa membuat orang tua panik.

Menanggapi hal tersebut, dr Meta Hanindita, SpA menuturkan pada dasarnya, dinding saluran pernapasan manusia menghasilkan lendir yang memiliki banyak manfaat. Salah satunya yakni untuk pertahanan saluran napas dalam artian untuk menangkap zat asing yang terbawa saat seseorang bernapas.

Lendir lalu akan dibawa keluar sampai ke tenggorokan dan akan ditelan secara tak sadar. Terutama pada orangd dewasa, jika jumlah lendir lebih banyak dari biasanya, refleks batuk akan terangsang supaya lendir bisa dikeluarkan saat batuk.

“Nah pada bayi atau anak, mekanisme ‘bersih-bersih’ saluran napas ini belum sempurna sehingga suara udara napas yang melewati lendir ini menimbulkan suara grok-grok,” tutur dr Meta dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (19/5/2015).

Oleh karena itu, kondisi anak dengan napas berbunyi grok-grok dikatakan dr Meta sangat normal. Namun, dr Meta mengingatkan jika anak memiliki kecenderungan alergi di saluran napas, lendir yang dihasilkan pun menjadi lebih banyak sehingga suara grok-grok semakin keras.

“Pantau hal apa saja yang dapat merangsang produksi lendir lebih banyak lagi. Misalnya saja tungau debu rumah, bulu binatang atau asap rokok. Bersihkan debu rumah, jauhi binatang berbulu dan hindari asap rokok,” pesan ibu satu anak ini.

Nah, untuk mencegah agar napas anak tidak grok-grok, dr Meta menuturkan pertama kali orang tua harus mengetahui dulu apa yang membuat suara grok-grok saat anak bernapas bertambah parah. Jika penyebabnya adalah tungau debu rumah, maka hindari debu dengan rutin membersihkan AC atau kipas angin.

Kemudian, bersihkan debu pada boneka bulu dan karpet. Jika bulu binatang menjadi penyebab napas grok-grok anak bertambah parah, sudah sebaiknya orang tua menghindarkan anak dari binatang. “Jadi napas grok-grok tidak berbahaya ya pada anak,” pungkas dr Meta. (rdn/up)

Most Popular

To Top