Peningkatan Kualitas Pendidikan Tergantung SDM – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Peningkatan Kualitas Pendidikan Tergantung SDM

Pengembangan saat ini khususnya di Kabupaten Buru Selatan (Bursel) harus ditunjang dengan sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini yang baik. Sebab, saat ini sebagian tenaga pendidik belum berkualifikasi sebagai pendidik.

“Saya kira masalah SDM memegang peranan penting dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia, termasuk  di Kabupaten Bursel. Dimana  orang yang cerdas serta memiliki sumberdaya manusia yang baik pasti bisa mengembangkan dunia pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Bursel, Nataniel Solissa belum lama ini.

Ia menjelaskan, kendati sarana atau infrastruktur  pendidikan sudah memadai, kalau SDM belum baik  maka otomatis pengembangan pendidikan akan berjalan lambat.

”Sebaliknya, kalau memiliki SDM yang baik sudah tentu akan berdampak pada pembangunan pendidikan yang baik pula. Perkembangan ilmu dan teknologi saat ini membutuhkan SDM yang memadai,” ungkapnya.
Ia menuturkan, sejak Bursel dimekarkan Juni 2008  silam, perkembangan dunia pendidikan dari tahun ke tahun mulai menunjukan peningkatan baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Secara kuantitatif ada penambahan sekolah baru dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak hingga sekolah Menengah Atas (SMA). Hal ini merupakan respons atas tuntutan kebutuhan pendidikan di masyarakat.

Pada tahun 2009, sebut dia, jumlah sekolah dasar di Kabupaten Bursel hanya 87 sekolah. “Sekarang ini jumlah SD sudah mencapai 97 buah,” sebutnya.

Hal yang sama juga terjadi pada sekolah menengah pertama (SMP), dimana data tahun 2009 hanya 27 buah sekarang ini sudah bertambah menjadi 37 buah. “Ini berarti  ada perkembangan pendidikan secara kuantitatif di Kabupaten Bursel,” akuinya.

Selain itu, jelas mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bursel ini, secara kualitatif pendidikan Bursel juga sudah mulai mengarah keperbaikan. Dimana dibuktikan dengan angka kelulusan dalam dua tahun terakhir mencapai 100 persen di semua tingkatan baik SD, SMP maupun SMA/SMK.

“Angka kelulusan kita dua atau tiga tahun terakhir untuk tingkat SMP dan SMA itu semuanya mencapai 100 persen.  Prestasi yang diraih siswa dari kabupaten Bursel ini bisa mengalahkan beberapa kabupaten/kota di Maluku,” sebutnya.

Padahal, lanjut dia, Kabupaten Bursel merupakan salah satu kabupaten termudah di Maluku setelah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Dan untuk mengembangkan mutu pendidikan, terutama sumber daya manusia, sejak tahun 2009, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bursel telah melakukan kerja sama  atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Pattimura dalam penyetaraan kualifikasi pendidikan guru.

”Jadi ketika menjabat sebagai Plt Kadis Pendidikan tahun 2009, saya sudah lakukan kerja sama dengan  Unpatti untuk bagaimana semua guru yang belum memiliki ijazah S1, bisa kuliah dan mendapatkan gelar kesarjanaan.  Hasil dari kerjasama itu,  banyak guru yang sudah mendapatkan gelar sarjana sekarang,” tuturnya.

Ada dua hal untuk membangun bangsa atau daerah ini, kata dia,  yakni moral, mental spiritual serta ilmu pengetahuan dan teknologi. “Olehnya itu, dua hal ini harus mendapatkan perhatian yang serius dalam mengembangkan pendidikan, untuk kemajuan bangsa ini,” tandasnya. (ESI)

Most Popular

To Top