Polisi Limpahkan Berkas Pembunuhan Anggota TNI BKO – Ambon Ekspres
Metro Manise

Polisi Limpahkan Berkas Pembunuhan Anggota TNI BKO

AMBON, AE— Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Maluku Tengah telah melimpahkan berkas perkara kasus pembunuhan terhadap anggota Satgas TNI BKO Armed 13/Kostrad, Praka Sardiawan di Desa Tananahu, Kecamatan Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah ke Kejaksaan Negeri Masohi. Keempat tersangka itu, masing-masing berinisial OS, R, YK dan LW. Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Malteng, AKP Fontein Aritonang, kemarin.

Dikatakan, berkas perkara keempat tersangka asal warga Desa Tananahu tersebut sebelumnya dilengkapi penyidik berdasarkan petunjuk jaksa (P19). Setelah dinyatakan rampung, penyidik kembali melimpahkan berkas tersebut ke jaksa. “Sementara berkas perkara empat warga Desa Tananahu yang dijadikan tersangka penembakan TNI BKO pada akhir bulan lalu telah dilengkapi penyidik sesuai dengan petunjuk JPU Kejari Masohi,” jelasnya.

Dikatakan, berkas perkara keempat tersangka akan diupayakan hingga masuk pengadilan. “Proses masih berlangsung dan berkas para tersangka juga sudah hampir rampung. Kita akan upayakan hingga berkas perkara dari para tersangka itu akan diselesaikan,” terangnya.
Para pelaku, kata dia, terbukti melanggar pasal 338 KUHP jo 351 ayat 3 jo 170 ayat 2 ke 3e KUHP tentang Pembunuhan. “Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu diberitakan, Praka Sardiwan ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian bahu kiri hingga tembus pinggul kanan di Desa Tananahu. Sebelum ditemukan tewas, korban yang saat itu bersama tiga rekannya dari Desa Liang Awaiyah sempat terlibat cekcok dengan warga desa setempat.

Saat itu korban bersama tiga rekannya dikeroyok hingga babak belur. Tak berselang lama, korban kemudian ditemukan tergeletak tak jauh dari lokasi kejadian dengan luka tembak ditubuhnya. Selain mengalami luka tembak, di bagian wajah korban juga terdapat sejumlah luka memar bekas penganiayaan. Dalam kasus tersebut, sebanyak 17 saksi telah diperiksa polisi. Ke empat orang itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ditangkap aparat gabungan TNI/Polri hanya sehari setelah pembunuhan itu terjadi. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda tak jauh dari desa tersebut.(AHA)

Most Popular

To Top