3 Menteri Rapat di Ambon – Ambon Ekspres
Trending

3 Menteri Rapat di Ambon

AMBON, AE— Direncanakan hari ini, empat  menteri dan Gubernur Bank Indonesia akan menggelar rapat koordinasi  di Baileo Siwalima,  Karang Panjang, Ambon. Rakor ini terkait dengan rencana pembiayaan perbankan di sektor perikanan  dan kelautan.

Empat menteri Kabinet Kerja yang akan  hadir dalam rakor dengan gubernur BI, Agus. D.W Marowardoyo tersebut adalah menteri Dalam  Negeri  Tjahjo Kumolo, menteri Perhubungan Ignasisus Jonan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman  Indroyono Soesilo. Sementara, menteri Kelautan dan Perikanan  Susi Pudjiastuti batal hadir. Dia diwakili Direktur  Jenderal (Dirjen) Daerah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelauatan dan Perikanan, Sudirman Asaad.

Hingga kemarin sore, baru menteri kemaritiman dan  Dirjen  Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelauatan dan Perikanan, Sudirman Asaad yang tiba di Ambon. Keduaanya datang, sekira pukul 14.00 WIT. Menteri dan rombongan disambut  Gubernur Maluku, Said Assagaff  yang didamping Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Romelus Far-Far, di bandara Internasional Pattimura.

Dari Bandara, rombongan kemudian mengunjungi   Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM)  dan  Balai  Perikanan Budidaya Laut (BPBL), Waeheru.  Sementara menteri lainnya, dijadwalkan tiba, pagi hari ini.

Menteri Koordiantor  Bidang  Kemaritiman,  Indroyono Soesilo mengungkapkan, Maluku, khusus Kota Ambon menjadi satu dari tiga daerah di  wilayah Indonesia timur  yang terhubung tol laut, disamping Makassar dan Sorong.

“Ambon tetap dilalui, kemudian berakhir di Sorong. Karena itu, kita perlu tingkatkan pelayaran perintis di Maluku, untuk menunjang konektifitas antar  daerah,” ungkapnya.

Disebutkan, ada lima daerah dengan pelabuhan besar yang jadi rute Tol laut, yakni Tanjung Priok, Tanjug Perak, Makassar,  Sorong, dan Kuala Tanjung. “Jadi, Tol laut  wilayah timur akan lewat sini (Ambon), ujungnya di Sorong,” katanya.

Gubernur Maluku, Said Assagaff  mengatakan, untuk mendukung pelayaran  dengan konsep tol laut tersebut,  tahun ini pemerintah melalui  Kementerian Perhubungan menggelontorkan anggaran sebesar Rp200 milyar  untuk pengembangan sarana pelabuhan di Maluku.

“Saya sudah minta untuk mengembangkan  pelabuhan di  Batu  Gong, Passo.  Itu kan pelabuhan sudah ada, tinggal dikembangkan untuk menjadi pelabuhan container. Apalagi, areal kosong di sana juga cukup luas, bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.  (MAN)

Most Popular

To Top