Pedagang Harap, Stok Sayuran Impor Mencukupi – Ambon Ekspres
Amboina

Pedagang Harap, Stok Sayuran Impor Mencukupi

AMBON, AE.—Pedagang wortel dan kentang di Pasar Mardika Kota Ambon mengaku, persedian wortel dan kentang sampai saat ini masih mencukupi. Hal ini terjadi karena sudah adanya pemasokan dari daerah distributor sayuran tersebut.

Dalam dua minggu terakhir ini, harga wortel dan kentang kembali stabil, walau sempat mengalami kenaikan akibat kurangnya pemasokan, Jumat (22/5).

Hasna (35) seorang pedagang kentang dan worteldi pasar Mardika mengatakan, Kota Ambon memang sampai sekarang mengandalkan suplai sayuran dari luar daerah, yakni Surabaya dan Manado, khususnya wortel dan kentang. Sebagai pedagang, tentu jika pemasokan tidak berjalan lancar, maka harga akan naik.

“Harga kentang saat ini Rp14.000 per kilo dan wortel Rp18.000 per kilo. Dari Surabaya harga kentang per 10 kilo Rp130.000 kalau dari Manado diambil per karung 40 kilo dengan harga Rp400.000. Harga kembali stabil karena stok mencukupi,”katanya.

Dia juga menjelaskan, memasuki hari-hari raya besar biasanya terjadi kenaikan yang memang membuat para konsumen mengeluh. Hal ini sudah sering terjadi, bukan hanya karena menjelang hari-hari raya besar tapi juga faktor cuaca menjadi salah satu penghambat untuk para petani dalam memanen sayuran tersebut.

“Biasanya, para petani dari daerah distributor mengatakan, terlambatnya pemasokan karena faktor cuaca yang tidak menentu, sehingga kadang jika curah hujan tinggi maka sayuran akan membusuk,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Andi Lukman (30) menambahkan harga kentang saat ini sudah kembali stabil, karena pemasokan kentang dari daerah distributor sudah sampai ke Ambon.

Hal yang sama juga terjadi pada stok wortel sampai saat ini masih mencukupi. Para distributor dan pedagang pun berusaha agar stok ini bisa mencukupi hingga nnti memasuki hari-hari raya besar.

“Memang sekarang masih cukup stok wortel dan kentang, namun kita juga khawatir cuaca yang kurang mendukung bisa-bisa menghambat pemasokan di bulan yang akan datang. Padahal, sudah mau memasuki bulan Ramadhan tentu stok harus bisa terjaga sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen,”tandasnya. (IWU)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!