Waspada! Bahaya Paparan Sinar Matahari Bisa Berujung Kanker Kulit – Ambon Ekspres
Kesehatan

Waspada! Bahaya Paparan Sinar Matahari Bisa Berujung Kanker Kulit

Para ahli tengah memperingatkan bahaya kanker kulit bagi mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Sampel kulit wajah pria dan wanita sehat berusia 50, 60 dan 70 tahun menunjukkan 14.000 sel DNA yang rusak dikarenakan paparan sinar matahari selama hidup.

Ahli kanker mengatakan bahwa kelompok usia ini paling rentan terkena kanker kulit yang berbahaya.
Analisis dari sampel menunjukkan mayoritas mutasi terkena sinar UV (Ultra Violet) yang ada dalam sinar matahari. Sementara sebagian besar mutasi akan sangat berbahaya.

Para peneliti terkejut saat menemukan sepertiga dari sel telah mengalami perubahan yang terlihat seperti kanker kulit. Dokter memperingatkan untuk tetap melindungi kulit dari paparan sinar matahari sedikit apapun.

Phil Jones, seorang ahli di bidang onkologi dari Rumah Sakit Addenbrooke di Cambridge mengatakan meskipun ia hanya meneliti beberapa orang saja, ia berharap semua orang bisa lebih waspada dengan hal ini.

“Sebetulnya memang sinar matahari tak bisa Anda hindari selama masih hidup di dunia ini. Ini adalah jenis mutasi yang terakumulasi dari waktu ke waktu, setiap kali kulit Anda terpapar sinar matahari maka akan bertambahlah risiko terkena kanker kulit,” ucap Dr Phil, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (23/5/2015).

Memang mayoritas gangguan kualitas kulit terjadi pada usia 50 tahun ke atas, namun Anda bisa menggunakan sunblock agar lebih terlindungi dan aman. Memang keriput adalah takdir yang harus diterima saat usia mulai bertambah, namun risiko terkena kanker kulit tentunya bisa Anda hindari dengan perawatan yang baik.

Perubahan genetik ternyata berhubungan dengan kanker kulit non-melanoma. Meskipun bukan kanker yang mematikan namun kanker ini yang paling umum terjadi di Inggris yaitu dengan 250.000 kasus setiap tahunnya. Hal seperti ini memang bisa diobati namun operasi dapat mengancam jiwa pasien.

Dr Phil yang juga bekerja di Wellcome Trust Sanger Institute mengatakan bahwa sampel kulit haruds dipelajari dengan teliti agar mendapatkan hasil yang maksimal. Para dermatologi juga kerap memperingatkan bahwa akhir-kahir ini banyak yang ketakutan akan bahaya kanker kulit, maka dari itu ayo lindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari dan membatasi diri untuk berkegiatan di luar ruangan saat sedang panas terik.

Kanker non-melanoma sering disebabkan oleh paparan jangka panjang dari matahari, biasanya efek jangka pendeknya adalah kulit terasa terbakar dan mengalami pigmentasi. Tipe kedua dari kanker kulit melanoma memang kurang umum namun jauh lebih mematikan.

Hal ini dipicu oleh sengatan matahari yang semakin panas dari waktu ke waktu. Kurang lebih ada 13.000 kasus dan lebih dari 2.000 kematian yang disebabkan oleh kanker kulit ini per tahunnya. (up/up)

Most Popular

To Top