Warga Minta Pelaku Pembacokan Ditangkap – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Warga Minta Pelaku Pembacokan Ditangkap

Tokoh Masyarakat Kabauw-Rohmoni Dipertemukan

AMBON, AE—Paska benrtrokan antara warga Desa Kabauw-Rohmoni, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (24/5), aparat keamanan terus melakukan upaya perdamaian.

Salah satunya dengan melakukan memediasi bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk mencari jalan damai antar dua desa bertetangga itu.

Pertemuaan dilakukan di Baileo Desa Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku. Hasilnya, masyarakat meminta pihak keamanan untuk secepatnya menangkap pelaku pembacokan salah satu warga Kabauw beberapa waktu lalu. Kasus tersebut diduga sebagai pemicu bentrokan.

Pertemuaan itu pada Senin (25/5) sore dihadiri Camat Pulau Haruku, Kapolres, Dandim 1504, Danyon Satgas 732. Dalam pertemuaan itu, masyarakat berkeinginan untuk menciptakan kondisi yang baik dan aman. Namun disisi lain, mereka meminta pihak keamanan untuk menangkap pelaku dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

‘’Pelaksanaan mediasi sudah dilakukan kemarin (Senin, red) dan kami bersukur masyarakat bisa paham dan mau bekerja sama untuk cipta kondisi aman dilokasi. Terkait dengan kasus yang diduga sebagai pemicu saat ini pelaku masih dalam penyelidikan.

Mudah-mudahan pelakunya bisa secepatnya tertangkap dan diproses sesui hukum yang berlaku,’’ ungkap Kapolres Ambon AKBP Komaruz Zaman kepada wartawan, kemarin.

Namun demikian, lanjut dia, sebagai langkah antisipasi, aparat keamanan telah memperketat pengamanan diperbatasan kedua desa. Penempatan aparat ini guna mencegah hal-hal yang dapat menganggu stabilitas keamanan.

‘”Ada sebanyak 207 personil gabungan TNI-Polri yang ditempatkan untuk melakukan pengamanan di wilayah Rohmoni-Kabauw. Personil ini tetap kita tempatkan, walaupun sudah ada mediasi,” kata Komaruz.

Dirinya menambahkan, selain pengamanan di dua desa ini, pihaknya juga melakukan pengamanan di desa tetangga. ”Selain pengaman di perbatasan Kabauw-Rohmoni, kita juga dilakukan patroli dan razia senjata tajam di kedua desa ini. Patroli juga dilakukan sampai ke desa tetangga,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam menciptakan kondisi aman di dua desa ini. ‘’Kami menghimbau masyarakat agar bisa saling menghargai dan bekerja sama dalam menciptakan rasa aman di masyarakat.

Apabila ada info-info penting khusus terkait dengan pelaku penganiyaan, pemilik senjata api dan bahan peledak agar hubungi segera ke unsur TNI atau Polri dilapangan agar segera ditindak lanjuti,’’ pungkas dia.(ERM)

Most Popular

To Top