Harga Kebutuhan Pokok Bervariasi – Ambon Ekspres
Amboina

Harga Kebutuhan Pokok Bervariasi

AMBON, AE.—Hingga minggu ketiga Mei 2015, ada beberapa komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

Pantauan Ambon Ekspres, beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga, yakni gula pasir naik dari Rp12.000 menjadi Rp14.000 per kilo, telur ayam dari R1400 kini naik menjadi Rp1500 per butir, tepung terigu  sebelumnya dijual dengan harga Rp7000 per kilo kini dijual Rp8500 sampai Rp9000 per kilo. Sedangkan minyak goreng kemasan 1 liter awalnya Rp16.000 kini menjadi Rp17.000 per liter.

“Harga jual di pasar tradisonal biasanya naik Rp500 sampai Rp1000 setiap barang. Karena ongkos angkutan dan juga harga dari distributor juga naik berkisar itu. Saat ini, harga beras premium Rp12.500 per kilo, beras medium Rp11.000 per kilo dan beras bulog Rp9000 per kilo,”kata Ahmad Hamza, salah satu pemilik toko sembako di kawasan Pasar Mardika, Rabu(27/5)

Sementara, harga penjualan di swalayan Jalan A.Y. Patty, gulaku dijual dengan harga Rp14.500 per kilo, gula pasir Rp12.000 per kilo, mentega Rp15.500 per kilo, beras tawon 25 kilo Rp282.500, beras padi udang Rp277.500 per 25 kilo, Dewa ruci 24 kilo Rp232.500 dan tepung terigu kompas Rp9500 per kilo.

Untuk minyak goreng jenis frovita ukuran 2 liter seharga Rp59.500, bimoli Rp25.500 per 2liter, Sania Rp25.900 perliter, Kunci mas Rp12.950 per liter, Filma Rp24.900 per 2 liter.

“Yang masih mahal sekaranag harga telur biasanya per butir Rp1200 sekarang masih tetap dengan harga Rp1500. Kemudian harga tepung terigu dan gula pasir yang naik berkisar Rp500 sampai Rp2000,”ungkap Amel salah satu karyawan di toko sembako.

Ditempat yang berbeda, Fauziah (45) salah satu pemilik toko sembako Jalan Pala mengatakan, harga ini sudah naik dari distributor pasar sentral. Otomatis harga di Ambon juga alami kenaikan.

“Harga paling kami naikkan Rp500 sampai Rp1000 untuk bisa membayar ongkos angkutan. Namun, biasanya harga barang turun tapi harga angkutan naik. Oleh sebab itu, banyak pedagang menjual dengan harga yang bervariasi,”jelasnya. (IWU)

Most Popular

To Top