Mahasiswa Demo di  Kantor Disdikpora SBB – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Mahasiswa Demo di  Kantor Disdikpora SBB

PIRU,AE—Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Nusa Puan  Buano (HIPMA) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Seram Bagian Barat (SBB). Mereka mengkritisi Kepala Dinas Pendidikan B.D Puttileihlat terkait memberikan SK Plt Kepala Sekolah Menegah Atas (SMA) 3 Waesala kepada Wa Karmini karena diduga ada unsur politik.

Pantauan Ambon Ekspres, aksi demo yang dilakukan HIPMA Buano pertama kalinya di pertigaan jalan Kota Piru tepatnya di kawasan patung Jacobus Puttileihalt sekira pukul 10.30 WIT. Usai berorasi selama setengah jam lebih pendemo kemudian menuju ke Kantor Disdikpora SBB dengan menggunakan kendaran mobil pick-up. Para pendemo ini membawa sejumlah pamflet saat melakukan aksi tersebut.

Bertempat di depan pendidikan itu, pendemo melakukan orasi. Kordinator aksi, Paman Nurlette dalam orasinya mengatakan, BD Puttileihalat dinilai tidak paham esensi pendidikan sesuai UU No 20 tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional yang sudah jelas memberikan amanat harus mewujudkan kehadiran penempatan semua warga negara sesuai guru yang profesional dalam menjalankan tugas serta profesi.

‘’Kami menilai masyarakat Buano Utara di diskriminasi dan diintimidasi. Puttileihalat kalau tidak layak untuk jadi kepala dinas segera turun dari jabatan,’’ tandas Nurlette.

Dia mengatakan, pengangkatan Kepsek SMA 3 Waesala bermuatan politik. Hal ini sangat disayangkan, padahal masih banyak warga SBB yang memiliki kemampuan yang berkualitas dalam pendidikan khususnya anak-anak daerah terlebih khusnya masyarakat Buano Utara.

B D Puttileihalat yang menemui pendemo menjelaskan, tidak sedikitpun mendiskriminasi masyarakat Buano Utara. ‘’Pernah beta sampaikan bahwa selesai Ujian nasional (UN) baru beta tidak lanjuti. Kalau ini masyarakat Buano inginkan, ternyata negosiasi pada April 2015 tidak ada titik temu.

Ini yang saya jelsakan terkait mekanisme seorang calon kepsek itu ada 4 poin penting yang harus dilihat. Tapi terkait dengan penempatan Wa Karmini itu karena memasuki UN sehingga hal-hal yang menyangkut dengan administrasi harus dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.(CR1)

Most Popular

To Top