Mantan Direktur RSUD Bula Dibui – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Mantan Direktur RSUD Bula Dibui

Terkait Korupsi Dana Jamkesda

AMBON, AE—Penyidik Kejaksaan Negeri Cabang Geser, Kamis (28/5) menjebloskan staf ahli Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Diki Achmad Hidayat ke Rutan Kelas IIA Ambon. Dia diduga terlibat korupsi dana jamkesda tahun 2010-2012.

Diki Achmad Hidayat, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kecabri Geser karena terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana jamkesda pada RSUD Bula, Kabupaten SBT. Sebelum menjabat sebagai staf ahli, Hidayat menjabat sebagai Direktur RSUD Bula.

Pantauan koran ini, sebelum ditahan, Hidayat diperiksa oleh penyidik di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku. Hidayat yang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak beberapa waktu lalu ini, diperiksa sejak pukul 11.00 WIT hingga 15.30 WIT.

Selanjutnya, penyidik mempersiapkan berita acara penahanan terhadap dokter yang merupakan mantan Direktur RSUD Bula itu. Kemudian, pria yang biasa disapa dokter Diky itu digiring beberapa jaksa, menuju mobil tahanan operasional Kecabjari Geser bernomor polisi DE 744 AM dan dibawa ke Rutan Klas II A Ambon.

Kepala Kejaksaan Negeri Masohi Cabang Geser, Yeo Uceng Almahdaly kepada koran ini mengatakan, penahanan terhadap tersangka dilakukan guna memperlancar proses penyidikan. Hal itu, kata dia, dilaksanakan sesuai dengan undang-undang. “Penahanan terhadap tersangka ini dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan,“ katanya.

Menurut Almahdaly, tersangka Diky Hidayat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana jamkesda pada RSUD Bula tahun anggaran 2010, 2011 dan 2012. Ketika kasus ini terjadi, kata dia, Diki masih menjabat sebagai Direktur RSUD Bula. Kerugian yang diakibatkan oleh tersangka, mencapai Rp 300 juta.

“Korupsi jamkesda tahun 2010 hingga 2012 yang bersumber dari APBD. Dengan nilai kerugian mencapai Rp 300 juta,“ tandasnya.

Selanjutnya, kata dia, penyidik akan memproses berkas tersangka, agar secepatnya dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Olehnya itu, jaksa akan bekerja secara profesional menyelesaikan kasus itu. ‘’Kami akan berupaya sehingga kasus ini segera dituntaskan,’’ pungkas dia.(AFI)

Most Popular

To Top