Polisi Amankan Puluhan Ton BBM – Ambon Ekspres
Trending

Polisi Amankan Puluhan Ton BBM

AMBON,AE— Rendahnya harga bahan bakar minyak, tidak lantas membuat pasar gelap BBM sepi peminat. Senin (25/5) lalu,  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, berhasil mengamankan puluhan ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak tanah, yang hendak di bawah dari salah satu kawasan di kota Ambon, menuju ke Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Penangkapan puluhan drum yang berisikan BBM itu, berawal dari adanya BBM bersubsidi yang diduga tidak memiliki dokumen resmi  kepemilikan, akan dibawa keluar Pulau Ambon menuju SBB. Setalah mendapatkan informasi tersebut polisi  bergerak cepat dan langsung mengamankan puluhan BBM itu.

Informasi lain, menyebutkan puluhan BBM, tanpa dokumen resmi itu akan dibawa dengan menggunakan mobil truk pada Minggu malam menuju kabupaten Seram bagian Barat, dalam perjalan, polisi kemudian bergerak dan menghentikan mobil tersebut, hasilnya BBM yang pemiliknya masih dirahasiakan penyidik itu, dalam pemeriksaan.

Puluhan BBM yang disimpan dalam puluhan drum plastik berwarna biru berukuran besar itu,  kemudian dibawah ke markas Reskrimsus. Namun polisi tidak mau berbicara banyak soal kepemilikan BBM diduga ilegal ini. Pemiliknya disebut-sebut bernama La Samina. Siapa dia, informasi yang diperoleh Ambon Ekspres menyebutkan, La Samina bukan pemain baru dalam jual beli BBM.

Direktur Reskrimsus Polda Maluku Komisaris Besar Polisi Budi Wibowo yang dikonfirmasi soal adanya penangkapan BBM illegal, membenarkannya. ”Itu bukan penyelundupan, kalau penyelundupan itu dari negara lain ke Negara lain. Tetapi itu hanya dari Ambon, akan dibawa ke tempat lain. Saat itu, kami terima informasi bahwa ada BBM sebanyak ini dibawa keluar dari Ambon.

Maka disitulah kami curiga dan kemudian anggota bergerak untuk memastikan informasi itu dan hasilnya kita dapat,” katanya.

Mantan Kasubdit TPPU/Money Laundring Direktorat Tipideksus, Bareskrim Polri itu menambahkan, puluhan ton BBM tersebut kini telah diamankan oleh pihaknya, dan sementara ditampung dipekarangan kantornya, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau tidak salah ada sekitar 25 ton BBM jenis minyak tanah. Sementara ditampung di kantor. Untuk lebih lanjut saya belum nerima laporan jelas. Apalagi kasubdit Tipiter katanya lagi sakit. Hanya saja memang ditampung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dokumen atas kepemilikan BBM itu, termasuk mencari pemilik dari BBM yang sementara belum ditemukan. Sudah ya mas, saya lagi diluar daerah. Kalau sudah dapat atau nanti setelah balik saya beritahukan,” jelas mantan Wakapolresta Bandar Lampung itu.

Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Hasanuddin Mukaddar, yang dikonfirmasi juga mengaku belum menerima laporan terkait diamankannya puluhan ton BBM jenis minyak Tanah, yang diduga merupakan milik salah satu pengusaha minyak asal Sulawesi Tenggara yang berada di kabupaten SBB itu.

“Saya masih ikut kegiatan di Jakarta. Sudah hubungi Kasubdit Tipiter namun nomor ponselnya mati, laporan terakhir  Kasubdit Tipiter yang pimpin itu, tetapi orangnya lagi sakit,” singkat Mukaddar.(AHA)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!