PSAWI Maluku Absen di Babak Kualifikasi PON – Ambon Ekspres
Olahraga

PSAWI Maluku Absen di Babak Kualifikasi PON

Haurissa : Peralatan Latihan dan Anggaran Tidak Ada

AMBON, AE.—Pengprov (Pengurus Provinsi) Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Maluku  membatalkan keinginan mereka untuk tampil dalam babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Danau Sunter, Jakarta, akhir tahun ini.

Menurut Beni Salmon Haurissa, Ketum Pengprov PSAWI Maluku, ada beberapa hal yang menyebabkan dirinya dan teman-teman pengurus harus mengambil keputusan seperti itu, diantaranya masalah peralatan untuk latihan tidak ada  hingga ketersediaan anggaran yang sangat minim.’’ Kami putuskan tidak ikut karena terkendala anggaran dan peralatan latihan,’’ ungkap Haurissa.

Lanjut Haurissa,  tahun lalu semua atlet masih melakoni latihan dan persiapan para atlet muda menghadapi Pra PON berjalan seperti biasa.Tapi memasuki Tahun 2015, semua peralatan latihan rusak.Hal ini yang membuat atlet mogok latihan sampai saat ini.

’’ Usaha kami selama ini nampaknya akan berakhir sia-sia.Keterbetasan peralatan dan biaya yang membuat kami memutuskan seperti itu (absen di Pra PON),’’ terangnya.

Peralatan yang mereka gunakan selama ini, kata Haurissa, merupakan milik pribadi.Tidak ada bantuan dari PB PSAWI maupun dari induk olahraga di Maluku (KONI).

’’ Demi cabor ini, saya rela mengeluarkan anggaran pribadi untuk kebutuhan latihan dan sebagainya.Namun, anak-anak tak bisa latihan karena semua peralatan latihan tidak bisa digunakan lagi,’’ terangnya lagi.

Tim ski air dan wakeboard Maluku, kata dia, memang sering terkendala tampil di ajang nasional.Ini disebabkan karena dua faktor di atas (anggaran dan peralatan).’’ Kondisi keuangan PSAWI Maluku menipis.Hal itu diperparah setelah KONI Maluku belum memberikan anggaran pembinaan,’’ jelasnya.

’’ Semua kondisi yang dialami oleh PSAWI Maluku sudah dilaporkan ke KONI Maluku, termasuk  absennya mereka di Pra PON mendatang,’’ sambung dia.

Meski demikian, pihaknya berharap kedepan para pengambil keputusan yang ada di bilik KONI Maluku bisa lebih bijak dan adil dalam memperhatikan cabang olahraga (cabor).

’’ Semoga kedepan semua cabor bisa diperhatikan secara merata.Jangan hanya cabor A atau B yang dilihat.Semua harus sama dimata KONI Maluku,’’ harapnya.

Walau PSAWI Maluku terbentur kendala, tambah Haurissa, pihaknya  tetap berupaya meningkatkan kualitas atlet sehingga kedepan bisa bersaing di event nasioanal.

’’ Kami sebenarnya punya banyak atlet namun yang kami lihat bisa bersaing  di Pra PON baru sekitar tiga sampai tujuh atlet,’’ pungkas Haurissa kepada Ambon Ekspres di Ambon, kemarin. (ZAL)

Most Popular

To Top