Ratusan WNA Pulang Lagi – Ambon Ekspres
Trending

Ratusan WNA Pulang Lagi

Ratusan Warga Negara Asing (WNA) asal Myanmar, yang diduga sebagai korban trafficking atau penjualan manusia, untuk  dipekerjakan pada PT  Pusaka Benjina Resources, di Kabupaten Kepulauan Aru, kembali dipulangkan dari Benjina ke Negara asal mereka. WNA asal Myanmar ini, dipulangkan langsung oleh tim dari kedutaan Besar Myanmar, yang bekerja sama dengan Pusat bantuan Hukum, perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi), atas permintaan dari Internasional Organization For Migration (IOM).

Fahri Bachmid, koordinator tim kuasa hukum PBH Peradi, untuk korban Benjina, dalam rilisnya kepada Ambon Ekspres Kamis (28/5) sore kemarin, mengatakan  sekitar 132 orang yang dipulangkan dari Benjina, menuju Kota Tual dan Tual menuju Kota Ambon itu, sejak Senin lalu. Saat mereka tiba dari Tual,  warga Negara Asing ini kemudian ditampung pada rumah penampungan sementara milik Dinas Sosial Maluku, yang terletak di Jalan Wortel Mongonsidi, Kota Ambon, sehari sebelum diberangkatkan dari Bandara Internasional Pattimura Ambon, menuju Myanmar.

Ratusan WNA asal Myanmar itu, dipulangkan dengan menggunakan pesawat khusus Myanmar Airlines International (MAI), yang didatangkan Kedubes mereka. “Pesawat milik maskapai Myanmar itu didatangkan oleh kedubes Myanmar tiba di Ambon tadi pagi (Kamis kemarin). Sorenya mengangkut ratusan warga mereka langsung ke Myanmar,” katanya.

Lebih lanjut, ratusan warga asal Myanmar mendapatkan pengawalan dua staf khusus Kedutaan Besar Myanmar untuk Indonesia, Mr Lwin Oo dan Mr Khin Aung Win. “Itu staf kedubes yang diutus langsung untuk menjemput dan mengawal para 132 WNA, yang dipulangkan hari ini, dari Ambon,” terangnya.

Hingga kini 132 WNA a masih tersisa sekitar 73 warga Myanmar di Benjina. “Masih mengurusi administrasi dan kelengkapan lainnya. Direncanakan 73 WNA asal Myanmar yang tersisa itu akan dipulangkan dari Maluku, pada pekan depan, dengan menggunakan pesawat yang sama juga,” tegas Bachmid.

Sebelumnya sebanyak 148 orang WNA asal Myanmar, dan 224 orang lainnya juga pernah dipulangkan dari Benjina, Maluku. “Kami lagi mengupayakan dan mepertimbangkan opsi-opsi hukum yang akan dilakukan kedepan nanti untuk membela kepentingan para korban. Kami juga melakukan koordinasi dengan semua instansi terkait  menyikapi dan menyelesaikan masalah ini secara lebih serius dan tuntas,” imbuhnya. (AHA)

Most Popular

To Top