Fatani tak Dihitung – Ambon Ekspres
Trending

Fatani tak Dihitung

AMBON,AE— Munculnya Fatani Sohilauw jelang perhelatan Pilkada kabupaten Seram Bagian Timur cukup diperhitungkan. Mantan ketua DPRD Maluku periode 2009-2014 itu, dinilai bisa mengganggu basis suara Mukti Keliobas, bila mendapatkan rekomendasi Partai Golkar.

Pendapat ini disampaikan Direktur Sinergi Data Indonesia (SDI) Barkah Pattimahu kepada Ambon Ekspres via seluler, Jumat (29/5). Partai Gaolkar kata dia, merupakan mesin politik bagi Mukti yang tak dapat dipungkiri berperang penting untuk kelancaran kemenangan Mukti.

“Fatani Sohilauw jika direkomendasikan Partai Golkar, tentu sangat mengganggu Mukti Keliobas, karena Golkar adalah mesin Mukti,” katanya.  Begitu sebaliknya. Tanpa rekomendasi dan dukungan politik Partai Golkar, maka meski tetap lolos sebagai salah satu calon bupati SBT, Fatani tak bisa menganggu kekuatan politik basis suara Mukti yang juga merupakan kader loyal partai berlambang beringin itu.

“Tanpa rekomendasi Golkar, Fatani tidak menjadi faktor pengganggu bagi Mukti, karena Fatani tidak memiliki basis maupun irisan pemilih dibawah,” tandas dia.

Soal jumlah pasangan calon, menurut dia, hanya Sitti Umuriyah Suruwaky-Sjafrudin (Ongen) Goo dan Mukti Keliobas Fachri Alkatiri. Meskipun ada pasangan lain, baik Fatani maupun orang lain, tidak bisa menggerus basis suara dan kekuatan politik dua pasangan tersebut.

“Pasalnya kedua figur ini sudah memiliki market sendiri dan ini adalah benua merah untuk Sitti dan Mukti. Fatani Sohilauw belum memiliki basis suara dan mengakar. Berbeda dengan Sitti dan Mukti yang memiliki pemilih yang loyal,” ucap peneliti yang sudah banyak melakukan penilitian tentang Pilkada dan partai politik ini.

Ini disebabkan lanjut dia, pasangan yang berpeluang besar memenangkan Pilkada, harus memiliki modal politik dan finansial. Yang dimaksud dengan modal politik, tentu dukungan partai atau beberapa partai politik yang akan mengusung seorang calon. Sementara modal finansial, berperan untuk menggerakan berbagai mesin politik.

“Dukungan politik dan finansial itu bisa dimiliki oleh kandidat dengan syarat, punya elektablitas yang tinggi. Dengan elektabilitas yang tinggi seseorang kandidat bisa mendapatkan dua modal tadi. Dan dua pasangan calon yang punya peluang itu, adalah Sitti Umuriyah Suruwaky-Sjafrudin (Ongen) Goo dan Mukti Keliobas Fachri Husni Alkatiri,”paparnya.

Namun Barkah enggan membeberkan hasil survei lembaganya yang dilakukan medio April 2015. “Dua pasangan kandidat ini telah memiliki elektabilitas yang bagus. Dengan ini, partai dan uang akan mendekat dan peluang menjadi terbuka,”sebut dia.

Sebelumnya Direktur Media Survei dan Strategis (MSS) Husain Marasabessy, mengatakan peluang muncul pasangan calon alternatif masih terbuka. Hanya saja, kata dia, sangat tergantung dari seberapa besar elektabilitas figur.

Selain itu, parpol yang belum memberikan rekomendasi, akan banyak berhitung untuk mengusung calon baru. “Tentu partai yang menetapkan dukungan politik ini, akan berpikir dua kali. Apalagi mengetahui dan melihat elektabilitas Mukti-Fachri cukup tinggi. Karena partai-partai ini hanya memilih, atau memberikan rekomendasi kepada pasangan Mukti-Fachri atau Sitti-Goo,” kata dia.

Berdasarkan survei yang dilalukannya pada media Maret 2015, elektablitas, kesukaan dan popularitas Mukti sudah melijit jauh. Kemudian, parpol juga tentu melihat represnetasi wilayah calon yang ingin diusung. (TAB)

Most Popular

To Top