Dishub Diminta Secepatnya Tertibkan Angkot Tua – Ambon Ekspres
Metro Manise

Dishub Diminta Secepatnya Tertibkan Angkot Tua

AMBON, AE— Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon diminta untuk segera menertibkan angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah uzur alias tidak layak lagi beroperasi. Pasalnya, saat ini masih banyak mobil angkota tua yang diizinkan beroperasi. Padahal sudah semestinya ‘’dikandangkan” demi keselamatan jiwa di jalan. Hal ini disampaikan, warga Kelurahan Amantelu Desa Batu Merah, Yati kepada  koran ini, kemarin.

Menurutnya, mobil tua mesti ditertibkan  semata  menjaga  keselamatan penumpang. Sebab banyak warga mengeluh terhadap kondisi mobil yang rewel dan mesinnya tidak berjalan normal di jalan. Dia bahkan menyindir khusus mobil jalur Stain yang hampir sebagian besar mobil sudah tidak layak beroperasi tapi masih diizinkan.  “Ada mobil Stain tadi malam (kemarin, red) tidak kuat naik di jalan Gunung Malintang. Akibatnya penumpang ketakukan. Hal-hal seperti ini yang harus segera disikapi.

Dishub harus cepat mengambil sikap untuk mendata sejumlah angkot tua demi keselamatan penumpang,” kata dia.
Dikatakan, kejadian mobil angkot Stain sekira pukul 23.00 WIT itu harus disikapi Dishub Kota Ambon. Sebab, biar bagaimanapun ini menjadi tanggung  jawab untuk menjaga kenyaman dan keamanan penumpang. ‘’Mobil Stain itu tergelincir karena tidak mampu naik tanjakan di Gunung Malintang. Untung ada batu besar yang menahan sehingga tidak ada korban jiwa,” tandasnya.

Yati menegaskan, Dishub Kota Ambon  harus tegas dan menertibkan angkot jalur Stain. Ditakutkan, bila dibiarkan maka berimbas pada  keselamatan jiwa. ‘’Keselamatan perlu diutamakan. Apalagi kejadian seperti ini  meskipun tidak terlalu parah namun dianggap sangat berbahaya. Kami juga takut sebab  melaju dari bawah gunung tiba-tiba mesin langsung mati di pertengahan. Ini kelalaian sopir yang kurang peduli terhadap keutamaan penumpang,” pungkas dia.

Sementara itu, Irsan, salah satu sopir angkot kepada koran  ini  mengaku  mobil  yang tidak mampu naik itu akibat kehabisan  bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, jarum  minyak mobil rusak sehingga posisi BBM tidak diketahui. ‘’Semula BBM sudah terisi. Namun berhubung kondisi mobil memang sudah tua di tambah tidak fungsi  jarum petunjuk maka tidak bisa dikendalikan. Untung masih ada batu besar di samping jalan dan menahan bagian belakang mobil. Ada 6 orang penumpang dan semua baik-baik saja,” ungkap dia. (AID)

Most Popular

To Top