Berkas Pengemudi Tronton Segera Masuk Jaksa – Ambon Ekspres
Metro Manise

Berkas Pengemudi Tronton Segera Masuk Jaksa

AMBON, AE— Penydik Satlantas Polres Ambon dalam waktu dekat segera melimpahkan berkas tersangka Udin yang juga pengemudi mobil tronton maut kepada pihak kejaksaan. Udin menjadi tersangka kasus kecelakaan maut di dikawasan Desa Halong yang menelan korban jiwa mencapai 8 orang.

Kasat Lantas AKP Dedy Dwitiya Putra mengungkapkan, berkas pengemudi tronton telah dirampungkan pihaknya dan direncanakan dalam waktu dekat akan segera dilimpahkan ke Jaksa Pnuntut Umum (JPU) pada Kejaksan Negeri (Kejari) Ambon untuk diteliti. “Untuk pengemudi tronton kecelakaan Halong, berkasnya tinggal kita jilid saja. Mungkin dalam waktu dekat berkasnya tahap I dan sudah bisa kita limpahkan ke Jaksa. Bila masih ada kekurangan berdasarkan petunjuk jaksa, maka segera kita lengkapi lagi agar kasus dapat diproses lebih lanjut.” ungkap dia, kemarin.

Sementara itu, terkait kasus kecelakaan maut di Jalan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau dengan tersangka Merry Yunna, dia mengaku masih dalam proses pemberkasan. ‘’Untuk kasus kecelakaan maut di Kecamatan Sirimau masih kita lakukan pemberkasan,” ungkap dia.

Dia mengaku, pihaknya juga memfasilitasi proses mediasi antara pihak tersangka dengan korban. ‘’Keluarga pelaku juga siap dan bersedia menyantuni dan bertanggungjawab terhadap korban-korban dalam kecelakaan itu,” imbuh dia.

Menurut Dedy, dalam penyelidikan, ada sejumlah pihak yang diperiksa sebagai saksi. “Ada lima orang saksi yang kita mintai keterangan terkait dengan kecelakaan itu.” imbuhnya.

Sekedar untuk diketahui, kejadiaan terjadi pada tanggal 5 April 2015, Ford putih Paltinum Sportage, berplat nomor polisi DE 7 UN, pukul 15.00 WIT yang dikendarai Mery Yuna melaju dari arah Karang Panjang. Dia menyusuri turunan tanjakan Jalan Karang Panjang atau depan SMP Negeri 1. Saat mobil melaju turun, dia berusaha mengendalikan mobilnya itu dengan menginjak rem.

Entah apa yang dipikirkan, dia salah menginjak pedal rem, dia justeru menginjak pedal gas. Sepeda motor Vega R ditabrak, dan terpental hingga 20 meter dari titik tabrakan. Mariana tetap melaju. Pengendara vega, Stevi Sapulette mengalami patah kaki kanan

Sekitar 50 meter dari titik tabrakan pertama, Mery Yuna kembali melabrak mobil Avanza yang sedang menuju Karang Panjang. Mariana masih tetap panik. Disisi kiri jalan itu, Edward Maspaitella sementara meyandarkan bagian belakang tubuhnya di motor scoopy miliknya. Edwar setelah tertabrak. Pelaku pun diancam dengan pasal 310 ayat 2, 3, 4 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (ERM)

Most Popular

To Top