Polisi Akan Panggil WW – Ambon Ekspres
Metro Manise

Polisi Akan Panggil WW

AMBON, AE— Penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA), dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku, masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menuntaskan laporan dugaan perselingkuhan anggota DPRD Maluku, ww. WW dilaporkan karena bersama isteri,  Edwin Pattiruhu.

Dugaan kasus perselingkuhan itu terungkap setelah Edwin mendapati keduanya di dalam mobil di kawasan Kota Ambon, beberapa waktu lalu. Kasus tersebut  dilaporkan oleh Pattiruhu, yang didamping lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Pattimura Ambon, pekan lalu ke Polda Maluku.

Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Hasanuddin Mukaddar kepada Ambon Ekspres menjelaskan, hingga kini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi. Tiga saksi yang telah diperiksa oleh penyidik itu, guna mengungkap kebenaran dari kasus apa yang dilakukan WW. “Saksi korban Edwin sendiri, sudah kami periksa saat dibuat LP (Laporan Polisi). Sopir dari isteri terlapor dan saudara Edwin yang malam itu menemaninya juga sudah diperiksa,” jelasnya.

Menurut Mukaddar, ada sejumlah saksi yang akan dipanggil untuk diperiksa terkait dugaan kasus tersebut. “Masih dilakukan penyelidikan dan ada juga saksi-saksi lain lain yang kami panggil untuk diperiksa. Tetapi belum bisa dibuka lebih jauh karena masih dalam proses,” katanya.

Soal pemanggilan terhadap WW untuk diperiksa, mantan Kapolres Seram Bagain Timur itu, mengaku dalam waktu dekat penyidik melayangkan surat panggilan kepadanya. Namun bukan saja WW, tetapi dugaan pasangan selingkuhannya juga bakal dimintai keterangan.

“Kalau soal kapan dipanggil itu belum pasti. Hanya saja sementara ini kami masih ada saksi yang lain. Tetapi dia (WW, red), itu akan kami panggil dalam waktu dekat untuk diperiksa seputar dugaan kasus yang dilaporkan ini,” terang Mukaddar.

Pria dengan dua melati dipundak ini meminta, agar kasus yang ditangini oleh pihaknya itu, jangan dipolitisir oleh oknum-oknum tertentu, karena penyidik akan menyelesaikan kasus tersebut sesuai undang-undang yang berlaku. “Ini kasus dugaan tindak pidana maka akan kami selesaikan dengan pidana pula atau sesuai dengan undang-undang yang ada. Karena kami tidak mau diatur selain dari undang-undang,” tegasnya. (AHA/TAB)

Most Popular

To Top