Terlantarkan Anak Istri, EP Dilaporkan Ke Polisi – Ambon Ekspres
Metro Manise

Terlantarkan Anak Istri, EP Dilaporkan Ke Polisi

AMBON, AE— Tidak memenuhi tanggungjawab sebagai suami dalam manafkahi keluarga, EP akhirnya dilaporkan ke Polda Maluku oleh isterinya. Sejak menikah hingga saat ini, EP selaku suami dari JS tidak memenuhi tanggungjawab sebagai kepala keluarga. Bahkan, kewajiban untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak dan sandang pangan keluarga tidak dipenuhi oleh EP.

Hal itulah, yang menyebabkan sehingga, JS, melalui kuasa hukumnya Bob Siahaya melaporkan perbuatan EP ke Polda Maluku. Menurut Siahaya, sebagai suami, EP seharusnya memenuhi kewajiban sebagai kepala rumah tangga. Namun kenyataan yang terjadi, malah sebaliknya. “Merujuk pada UU Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan, pasal 34 ayat 1, kewajiban suami untuk melindungi istri dan memberikan keperluan hidup berumah tangga sesuai kemampuannya. Tetapi hal itu tidak dipenuhi oleh terlapor (EP), “ kata Siahaya kepada koran ini.

Kenyataan yang terjadi, selama ini JS sebagai istri yang memenuhi semua kebutuhan keluarga. Bahkan, pendidikan anak juga ditanggung oleh JS. “Klien kami sering mengingatkan dan memberikan saran kepada terlapor untuk ikut membantu keluarga. Namun hal itu tidak dihiraukan,” terangnya.

Tidak hanya itu, EP juga secara sengaja meninggalkan klien kami dan anaknya selama berbulan-bulan. Dan selama pergi, EP tidak memberikan nafkah atau setidaknya menanyakan kabar istri dan anaknya. Namun yang terjadi, EP malah mempermalukan isterinya dan menyerang kehormatannya di depan umum. Hal itu, menurut Siahaya, termasuk dalam tindak KDRT. “Perbuatan yang dilakukan EP yang menuding isterinya berselingkuh, hal itu tidaklah benar. Sehingga, hal itu bertentangan dengan pasal 7 UU KDRT nomor 23 tahun 2004. Sehingga, mengakibatkan klien kami mengalami kekerasan psikis,” jelasnya.

Jadi, tambahnya, KDRT itu bukan saja kekerasan fisik, atau kekerasan seksual dan menelantarkan rumah tangga, namun kekerasan psikis juga termasuk didalamnya. Sehingga, apa yang dilakukan oleh EP, dilaporkan ke polisi. “Kan sudah dua poin KDRT yang dilakukan oleh EP. Pertama menelantarkan keluarganya, dan kekerasan psikis. Jadi karena hal inilah, kami melaporkan yang bersangkutan,” tandasnya. (AFI)

Most Popular

To Top