Sulteng-Yogyakarta dan Jatim-Riau Menuju Grandfinal – Ambon Ekspres
GMGM

Sulteng-Yogyakarta dan Jatim-Riau Menuju Grandfinal

Kekalahan Maluku Jadi Cambuk Pembelajaran Guru
Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Yogyakarta berhasil mengalahkan Provinsi Banten dan DKI Jakarta dalam lomba debat Bahasa Inggris Tingkat Nasional tahun 2015. Sedangkan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Riau berhasil mengalahkan Provinsi Banten dan Bali, dalam lomba debat Bahasa Indonesia.

Dengan begitu, keempat propinsi akan bertarung pada partai grandfinal yang berlangsung Jumat (12/6) tadi malam yang dipusatkan di Hotel Natsepa.

Malam Grandfinal ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Dr. Zeth Sahuburua, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Saleh Thio, Ketua Panitia Pusat dari Kemendikbud RI Suharlan, Direktur Pendidikan Menengah Kemendikbud RI Harry Iskandar, dan siswa-siswi yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia.

Sementara untuk hari terakhir lomba Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tingkat Nasional tahun 2015 yang berlangsung di SMA Siwalima Ambon, telah memasuki babak 8 besar untuk debat Bahasa Inggris tingkat Nasional yakni keterwakilan dari 8 Provinsi masing – masing Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jogyakarta, Sulawesi Tengah (Sulteng), Aceh, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Namun yang menuju ke babak 4 besar yakni Provinsi DKI Jakarta, Yogyakarta, Banten, dan Sulteng. Keempat Provinsi ini kemudian bertarung dan yang berhasil lolos ke babak Grandfinal yakni Provinsi Sulteng dan Yogyakarta.

Sedangkan untuk lomba debat Bahasa Indonesia tingkat Nasional yang masuk babak 8 besar yaitu Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur (Jatim), Bali, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kepulauan Riau, Yogyakarta, dan Riau. Dan yang menuju babak 4 besar yaitu Provinsi Banten, Bali, Jatim, dan Riau.

Keempat Provinsi ini kemudian bertanding dan yang berhasil lolos ke babak Grandfinal yaitu Provinsi Jatim dan Riau.

Untuk kekalahan Maluku dalam ajang bergensi tingkat Nasional tahun 2015, Kepala Sekolah SMA Siwalima Paula Tahapary, yang ditemui dikantornya, menuturkan, untuk lomba debat ini siswa SMA Siwalima turut terlibat melalui pentahapan yang dilakukan oleh Provinsi Maluku, hingga mereka keluar mewakili Maluku.

‘’Namun memang harus kita akui masih belum berhasil. Tim provinsi lain lebih unggul dari Maluku. Karena itu, kekalahan Maluku ini menjadi suatu cambuk pembelajaran bagi para guru. Kedepan kami semakin giat untuk mempersiapkan para siswa menuju lomba – lomba tingkat Nasional,’’ katanya.

Bagi siswa sendiri, kata Tahapary, dengan adanya debat di Provinsi Maluku ini membuat mereka semakin termotivasi untuk berjuang, agar bisa mewakili Maluku di tahun – tahun berikutnya.

Ditambahkan, SMA Siwalima sangat bangga dipilih sebagai tuan rumah debat Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia tingkat Nasional tahun 2015.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pempus, Provinsi dan Kota Ambon, yang telah memberikan kepercayaan ini untuk SMA Siwalima bisa menjadi tuan rumah penyelenggara, sehingga sebagai pimpinan sekolah, saya mau katakan kami akan berikan yang terbaik demi untuk membawa nama baik Maluku ditingkat Pusat,”tandasnya.(PRO1)

Most Popular

To Top