Butuh 11 Tahun untuk Hentikan King James

by
CLEVELAND, OH - JUNE 16: LeBron James #23 of the Cleveland Cavaliers drives against Andre Iguodala #9 of the Golden State Warriors in the first quarter during Game Six of the 2015 NBA Finals at Quicken Loans Arena on June 16, 2015 in Cleveland, Ohio. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or using this photograph, user is consenting to the terms and conditions of Getty Images License Agreement. Ezra Shaw/Getty Images/AFP

CLEVELAND, AE.—Gelar juara NBA membuat pilar Golden State Warriors, Andre Iguodala, bahagia luar biasa. Iguodala mengungkapkan, prestasi tersebut adalah bukti ia bisa mewujudkan penantian selama 11 tahun.

Iguodala memulai karier profesionalnya sebagai pebasket sejak 2004. Sepanjang 11 tahun kariernya, pemain berusia 31 tahun itu selalu menyimpan harapan untuk menghentikan keperkasaan King James – julukan LeBron James – selama ini. Ia pun bahagia penantian tersebut dapat berakhir.

“Saya sudah mengharapkan momen-momen seperti sejak 11 tahun lalu. Saya selalu memperhatikan selama saya berada dalam liga,” kata Iguodala, seperti diberitakan Sportal, Kamis (18/6/2015).

Menurut pemain yang berposisi sebagai swingman itu, King James tidak memiliki sedikit pun kelemahan. Untuk itu, setiap pemain harus mengetahui hal paling kecil yang bisa membuatnya tidak nyaman. Dibutuhkan usaha yang tidak sedikit untuk mengalahkan juara NBA dua kali itu.

“Seperti tahu di bagian mana dia suka mencetak poin dan di bagian mana dia suka membawa bola. Di satu sisi, dia akan lebih sering membawa ke kiri, dan di sisi lain dia akan lebih sering membawa ke kanan,” urai peraih MVP di partai final 2015 itu.

Iguodala berkontribusi besar dalam membawa Warriors menjadi juara NBA. Performanya di final, khususnya pada game keenam, sangat mengesankan. Ia mencetak 25 poin dengan tiga kali mencetak three points.

Hebatnya, itu adalah ketiga kalinya ia bermain sejak menit pertama. Sebelumnya, ia selalu memulai laga dari bangku cadangan. (fap)