Disperindag Awasi Kemungkinan Penimbunan Barang – Ambon Ekspres
Amboina

Disperindag Awasi Kemungkinan Penimbunan Barang

AMBON, AE.—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, mewaspadai kemungkinan terjadi penimbunan barang oleh oknum tertentu serta permainan harga di pasaran untuk barang kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas).

“Biasanya, para spekulan memanfaatkan situasi Ramadhan dan Idul Fitri untuk melakukan aksi penimbunan Kepokmas dan kemudian melepas ke pasaran dengan harga tinggi, sehingga mengancam stabilitas harga dan ketersediaan stok,”ungkap Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Provinsi Maluku, Bustam Ohorella, kepada koran ini, Jumat (19/6).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kata Ohorella, pihaknya akan mengintensifkan inspek mendadak (sidak) ke gudang-gudang distributor kepokmas tersebut.

“Selain itu juga, kami sudah melakukan sidak di beberapa distributor dan pengencer untuk mengantisipasi peredaran produk yang membahayakan konsumen, seperti produk illegal, kadaluarsa, rusak dan lainnya,”ungkapnya.

Selama Ramadhan ini, lanjutnya, kegiatan pengawasan terus ditingkatkan menjadi dua kali dalam sehati, yakni pagi dan sore di tiga lokasi. Masing-masing lokais itu, Pasar tradisional Pasar Mardika, Batu Merah dan Nusaniwe.
“Pengawasan ini dilakukan setiap hari dan langsung dilaporkan bersama dengan seluruh provinsi di Indonesia kepada Menteri Perdagangan RI,”tandasnya.

BACA JUGA:  Disperindag Awasi 187 Produk Impor

Selain itu, tambah Ohorella,  Disperindag juga melakukan kerja sama dengan berbagai instansi lain seperti Dinas Pertanian, Perikanan, Badan Ketahanan Pangan, dan Dinas Perhubungan. Tujuannya, untuk melancarkan  kedatangan kebutuhan serta mengamankan stok.

“Misalnya melalui Dinas Perhubungan, dengan dilibatkan instansi ini maka keterlambatan atas kedatangan atau hambatan-hambatan lain yang mungkin terjadi saat pengiriminan barang bisa diantisipasi. Begitu juga dengan instansi lainnya. Semuanya aktif membantu agar kebutuhan pokok yang diperuntukkan oleh masyarakat bisa sampai tepat waktu,  tepat jumlah,  tanpa ada kekurangan,”harapnya.

Ditambahkan, sejauh ini belum menemukan penimbunan Kepokmas. Namun, dari hasil pengawasan untuk peredaran produk di beberapa pusat perbelanjaan, masih kedapatan ada produk yang tidak memiliki kelengkapan untuk diedarkan ke masyarakat. Oleh sebab itu, produk-produk tersebut secara langsung diperingatkan untuk tidak di perjual belikan.

“Oleh sebab itu, jika ketahuan ada penimbunan atau spekulasi harga akan ditindak tegas sesuai aturan. Masyarakat juga bisa berpartisipasi guna mengawasi jika ada terjadi permainan harga yang diluar batas, bisa segera melaporkan kepada kami,”tutupnya. (IWU)

Most Popular

To Top