Rumah Pegawai BPKP Dilalap Api – Ambon Ekspres
Metro Manise

Rumah Pegawai BPKP Dilalap Api

AMBON, AE— Yahya Mummi (52), salah satu pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Maluku, tak kuasa melihat rumahnya yang terletak dikawasan BTN Kanawa, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, sekira pukul 18.20 WIT, Sabtu (20/6) dilahap si jago merah. Padahal saat itu Kota Ambon lagi diguyur hujan.

eristiwa naas itu diduga akibat dari ledakan kompor,yang digunakan oleh salah satu keluarga Mummi untuk memasak makanan berbuka. Kejadian ini membuat warga disekitar kompleks perumahan dinas BPKP Maluku panik dan keluar berhamburan dijalan sambil berupaya untuk memadamkan api  dengan peralatan seadanya sambil menunggu datangnya mobil pemadam kebakaran.

Meski hujan terus mengguyur, api masih terus menyala karena terdapat beberapa bahan yang mudah terbakar di dalam rumah tersebut. Menurut salah satu saksi mata yang ditemui dilokasi kejadian, peristiwa tersebut, baru diketahui warga sekitar setelah mendengar teriakan minta tolong dari dari pemilik rumah.  “Ada suara minta tolong dan terlihat asap tebal keluar dari dalam rumah itu. Saat itu warga langsung berusaha memadamkan asap itu sambil menghubungi pemadam kebakaran,” tutur salah satu saksi yang tak menyebutkannnya namanya.

Warga terus berupaya dengan peralatan seadanya untuk mencegah jangan sampai api tersebut merembet ke rumah warga yang lain. Pasalnya kawasan tersebut merupakan kawasan padat pemukiman. Api baru berhasil dipadamkan sekira 19.25 WIT setelah empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Ambon, tiba dilokasi kejadian. Peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa maupun rumah warga lainnya.

Kapolsek Sirimau AKP Aries Tiku yang dikonfirmasi koran ini membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa kebarakan yang menimpah pegawai BPKP itu, kini sudah ditangani pihaknya.  “Sudah kami tangani dan di tempat kejadian perkara (TKP), sudah dipasang garis polisi,” katanya.

Dipastikan tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah. “Tidak ada korban jiwa karena saat itu warga dan petugas pemadam kebakaran langsung memadamkan api. Satu rumah saja milik pak Yahya. Kebakaran akibat kompor meledak. Masih dalam penyelidikan guna mengungkap motif utama dibalik peristiwa kebakaran itu,” pungkas dia. (AHA)

Most Popular

To Top