Tahun Depan Siswa Masuk SMP Harus Pakai Ijazah Mengaji – Ambon Ekspres
Lintas Pulau

Tahun Depan Siswa Masuk SMP Harus Pakai Ijazah Mengaji

Penerapan program Gerakan Bupolo Magrib Mengaji (Gelora) sudah dilakukan Juni tahun ini. Program ini nantinya akan diperkuat dengan peraturan daerah, yang sementara diajukan ke DPRD Buru untuk dibahas dan disahkan.

Karena itu, untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2015/2016 sekarang belum mewajibkan siswa yang melanjutkan sekolah ketingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan ijasah mengaji.

“Tapi untuk tahun 2016 mendatang, siswa yang masuk SMP harus mengantongi ijasah mengaji. Kalau tidak maka siswa tersebut tidak bisa diterima,” ujar Bupati Buru Ramly Umasugi beberapa waktu lalu.

Karena itu, himbau Bupati, para orang tua siswa mulai sekarang sudah harus memasukan anak-anak mereka di tempat pengajian anak (TPA) atau Tempat Pengajian Quran (TPQ).

“Kalau hal ini tidak diindahkan maka itu kerugian besar bagi anak-anak mereka kelak, karena tidak dapat melanjutkan sekolah sebelum ada ijasah mengaji,” tandasnya.

Saat ini, lanjutnya, pemerintah memberikan kesempatan bagi para siswa belajar mengaji selama satu tahun untuk mendapatkan ijasah. “Tahun ini sebagai persiapan penerapan program besar ini secara maksimal,” kata Bupati.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru, Norman Hamzah mengatakan, Program Pemerintah Kabupaten Buru yang mewajibkan anak usia sekolah untuk tidak berada di jalanan sewaktu menjelang Magrib dan diharuskan memiliki ijazah atau sertifikat mengaji dari TPA/TPQ sudah diketahui seluruh masyarakat Kabupaten Buru.

Kedepan, jelas dia, dalam penerimaan siswa baru akan dimasukan salah satu syarat yakni ijasah mengaji khusus bagi yang muslim. Ijazah mengaji itu akan disisipkan sebagai syarat pendukung. Namun, untuk persyaratan utamanya yakni, memiliki ijazah lulus dari sekolah SD dan memiliki kelengkatan sesuai yang diminta oleh panitia penerimaan siswa baru nanti.

“Tahun ini belum diberlakukan penerimaan siswa SMP dengan persyaratan ijazah hatam mengaji, hal itu akan diberlakukan tahun depan nanti,” jelasnya.

Sementara untuk tahun 2015 ini, masih diberlakukan persyaratan umum yakni, seleksi penerimaan siswa baru SMP dan SMA memiliki persyaratan umum diantara lain, mengisi formulir pendaftaran, Fotokopi rapor (dilegalisasi) SD/MI kelas V (semester 1 dan 2) dan kelas VI (semester 1 ) untuk SMP, Fotokopi rapor (dilegalisasi) SMP/MTs kelas VIII (semester 1 dan 2) dan kelas IX (semester 1) untuk SMA, Pasfoto terbaru 3X4 (3 lembar) berwarna.

Terkait dengan penerimaan siswa baru, Hamzah juga mengatakan, penerimaan siswa baru itu diserahkan ke sekolah masing-masing. “Pembentukan panitia penerimaan siswa baru itu langsung dari sekolah masing-masing dan persyaratan yang diajukan diatur oleh sekolah masing-masing,” tandasnya.

Namun, kata Hamzah, yang diketahui di Kabupaten Buru, penerimaan siswa baru tidak pernah menuai kendala atau protes karena dilakukan sesuai persyaratan dan dalam batas normal yang baik pula.

Sementara kata Hamzah, untuk pemberlakuan rayon, pihaknya dalam hal ini bidang terkait akan melakukan tatap muka dengan para kepala sekolah guna membahas tekhnis penerimaan siswa baru dalam waktu dekat ini. (CR8)

Most Popular

To Top