Walikota Buka Muskomda Pemuda Katolik – Ambon Ekspres
Amboina

Walikota Buka Muskomda Pemuda Katolik

AMBON, AE.—Walikota Ambon, Richard Louhenapessy membuka secara resmi Musyawarah Komisariat Daerah  (Muskomda) III  Pemuda  Katolik  Maluku. Pembukaan itu berlangsung dikediaman dinas Walikota Ambon di kawasan Karang Panjang, Sabtu (20/6).

Louhenapessy mengaku ban- gga bisa membuka kegiatan itu di rumah dinasnya. Menurut dia, rumah dinas itu merupakan rumah masyarakat Kota Ambon dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. “Warga  Kota  Ambon  berhak  memakai  fasilitas  rumah  jabatan  ini  untuk  kepentingan  hajat hidup  orang banyak.

Apalagi  musyawarah  ini  menjadi bagian  dari proses  kaderisasi  untuk  mempersiapkan  pemimpin  kota  maupun  provisni Maluku  kedepan,’’ ungkap Louhenapessy.

Dirinya berharap  Muskomda  III ini  dapat melahirkan  produk-produk calon pemimpin bangsa untuk  menopang  kota  ini.  Menurut dia, yang terpenting  adalah membangun komunikasi di jajaran  pengurus.

‘’Kita patut memanjatkan  puji  syukur ke hadirat  Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kehendaknya sehingga  penyelenggaraan  pembukaan  Muskomda  III  ini berjalan  lancar  meski  dalam kondisi hujan  namun  tetap  membawah  berkat  bagi  pemimpin  dan   pengurus  agar   bergandengan  tangan  dalam  satu  perahu  membangun  kota  bertajuk Manise ini,’’ terangnya

Menurut Louhenapessy, ada filosofi  orang Tionghoa  dan  prespeksi umat Kristiani bahwa jika  ada even   dan turun hujan maka akan membawa  berkat  dan rezeki. ‘’Hujan ini juga untuk  menyejukan hati. Olehnya itu saya mengajak kita semua untuk mensyukuri berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasai,’’ ajaknya.

Dirinya mengharapkan Mus- komda  III  Pemuda Katolik ini  bisa  melahirkan  figur  yang amanah, loyal  dan   bertanggungjawan  sesuai pandangan  visi dan misi  yang  bercermin  pada  AD/ART .

“Keinginan  selaku  pemimpin  kota sebisa  mungkin ketua terpilih memimpin  organisasi  hanya satu periode, sebab organisasi ini adalah  organisasi pengkaderan untuk mempersiapkan kader berikut yang bisa menjadi pemimpin. Terpenting  bisa  menjadi  pemimpin  bangsa  maupun  gereja,” ajaknya.

Ketua  umum  Komisariat  Pemuda Katolik Maluku  dalam  sambutannya  yang dibacakan,  Ketua Bidang Organisasi,  Ferdy Lostitulis  mengatakan, konsolidasi  organisasi  amat  penting.

“Diharapkan ketua  terpilih nanti memimpin  satu periode  saja  sebab  format  kepengerusan  pemuda Katolik di Indonesia  tidak diperbolehkan  dua  periode. Ini  dalam rangka  mempersiapkan  kaderisasi  berikut,” ajaknya.

Menurutnya, pemuda  Katolik  bukan saja bagian dari menghidupkan dan memberikan kontribusi di gereja  melainkan juga memberikan kostribusi  bagi  daerah.  Kerena itu, sikap  dan  tujuan  perlu  dikedepankan agar bisa  membangun gereja bahkan  negara. (AID)

Most Popular

To Top